Kursus Gratis dari Kemendikbud untuk Lulusan Sekolah dan Perguruan Tinggi
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Kursus dan Pelatihan (Ditsuslat), Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) telah meluncurkan program Ayo Kursus.
Program Ayo Kursus merupakan wadah untuk melatih keterampilan melalui kursus berani bagi yang masih menganggur dan membutuhkan pelatihan keterampilan. Sebagai salah satu bantuan pemerintah, pendaftaran program Ayo Kursus tidak dipungut biaya alias gratis.
Program Ayo Kursus yang menyasar bagi 24.000 anak usia sekolah yang tidak berakhir di bawah usia 25 tahun juga diharapkan dapat membantu para lulusan jenjang menengah maupun perguruan tinggi untuk memiliki keterampilan sebelum bekerja. Program Ayo Kursus ini juga menjadi respons atas banyaknya siswa lulusan sekolah yang masih menganggur dan membutuhkan kursus serta pelatihan.
Program Ayo Kursus ini nantinya akan terintegrasi dengan program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW). Hal tersebut untuk mempersiapkan lulusan program Ayo belajar mampu bekerja dan berwirausaha.
Peserta program Ayo Kursus akan diberikan melalui kursus dan pelatihan selama 100-400 jam pembelajaran dengan pilihan jenis keterampilan sesuai dengan kebutuhan dan minat masing-masing.
Untuk menyukseskan program Ayo Kursus ini juga Kemendikbudristek kepada Kepala Sekolah di seluruh Indonesia agar segera meningkatkan status lulusan sekolah di Dapodik. Hal ini, agar para siswa yang membutuhkan dapat segera mendaftarkan diri di Ayo Kursus.
Calon peserta dapat mendaftar secara mandiri di aplikasi Ayo Kursus yang berbasis komputer pada tautan berikut:
Tautan ini secara sistem akan ditampilkan dengan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) yang ditetapkan dalam program PKK/PKW.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!