Kurangi Kesenjangan Digital, BUMN Govtech Didorong Bantu Pemerintah Daerah

ED
Jumat, 15 Desember 2023 | 10:38 WIB
Bagikan
Kurangi Kesenjangan Digital, BUMN Govtech Didorong Bantu Pemerintah Daerah

Faktor lain yang yang bisa mempercepat impelementasi SPBE dan mengurangi kesenjangan sosial menurut Chairuddin yang juga pakar siber adalah kerjasama pemerintah daerah dengan BUMN Govtech. Pria yang lebih dari 13 tahun menjadi GM Networking Telkomsel ini menjelaskan bahwa keberhasilan Sumedang dan Banyuwangi adalah karena kerjasama membangun infrastruktur siber dengan BUMN Govtech. Titik-titik wifi publik gratis diperbanyak, akses internet diperluas ke daerah-daerah pinggiran yang tujuannya adalah masyarakat bisa mengakses layanan digital dari pemerintah pusat maupun daerah.

“Jadi kuncinya selain kepemimpinan adalah soal infrastruktur siber. Memang Satelit dan Pusat Data Nasional menjadi masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Program lain terkait infrastruktur siber dan platform juga sebaiknya masuk ke PSN, sehingga di pusat dan daerah bisa melakukan percepatan SPBE lebih cepat lagi,” jelas Chairuddin.

Ombudsman yang juga hadir dalam FGD kali ini diwakili Lugas Prastowo menjelaskan bahwa perlu dilakukan penyederhanaan aplikasi SPBE di pusat dan daerah karena membuat bingung masyarakat. Ada lebih dari 27.000 aplikasi saat ini baik yang online maupun offline. Penyederhanaan ini juga bertujuan nantinya menghemat pengeluaran dan biaya maintenance SPBE di pusat dan daerah.

Ditambahkan oleh Ibnu Dwi Cahyo, Executive Director Siber Sehat Indonesia bahwa Indonesia sudah on the track dalam pelaksanaan SPBE. Tinggal dilakukan penyerdehanaan aplikasi, ini sesuai dengan program pemerintah untuk membuat superapps, jadi nantinya hanya ada 5-8 aplikasi sesuai sektor masing-masing.

“Dengan diskusi ini kita ingin mendorong agar SPBE ini menjadi prioritas baik di pusat dan daerah. Terutama untuk mengurangi kesenjangan digital, kami berharap ada regulasi yang nantinya mendorong BUMN Govtech untuk lebih banyak turut serta dalam membangun infrastruktur siber di daerah seperti di Sumedang dan Banyuwangi yang sudah terbukti berhasil. Ini juga dalam rangka mengejar nilai ekonomi digital Indonesia yang menurut Google di 2025 tembus lebih dari 100 miliar dollar US,” jelasnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.