Kronologi Balita Alami Hipotermia di Gunung Ungaran
Proses pertolongan balita usia 1,3 tahun yang mengalami hipotermia di Gunung Ungaran,Kabupaten Semarang./visi/news/ tangkap layar akun Instagram @jabodetabek24info.
Setelah kondisi balita mulai stabil, tim gabungan SAR kemudian melakukan evakuasi menuju Basecamp Perantunan untuk penanganan lebih lanjut.
"Setelah kondisi korban mulai stabil, tim SAR gabungan mengevakuasi balita bersama orang tuanya menuju Basecamp Perantunan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Dari Basecamp, kondisi balita dilaporkan terus membaik hingga akhirnya diperbolehkan pulang bersama orang tuanya dalam keadaan selamat.
BPBD Jawa Tengah menegaskan bahwa kegiatan pendakian gunung membutuhkan persiapan matang, baik fisik maupun peralatan, serta tidak dianjurkan bagi kelompok rentan seperti balita.
"Pada prinsipnya kegiatan hiking ke gunung atau naik gunung adalah kegiatan yang memerlukan persiapan dari sisi fisik dan mental, selain tool peralatan pendukung lainnya. Artinya giat tersebut bukan untuk kelompok rentan seperti balita untuk diajak ke sana," imbau Bergas.
Ia juga mengingatkan bahwa pendakian tanpa persiapan dapat menimbulkan risiko serius.
"Butuh kesadaran berbagai pihak, dari warga dan petugas, untuk mengingatkan atau melarang mengajak kelompok rentan untuk giat tersebut karena ada risiko berbahaya sampai dengan kematian bila dilanggar," pungkasnya. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!