Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Kopi Tak Selalu Cegah Kantuk, Ini Sebabnya Menurut Pakar

Desi Rossilawati
Jumat, 7 Februari 2025 | 00:10 WIB
Bagikan
Kopi Tak Selalu Cegah Kantuk, Ini Sebabnya Menurut Pakar
VISI.NEWS | BANDUNG - Kopi dikenal sebagai minuman yang efektif mengusir kantuk berkat kandungan kafeinnya. Kafein bekerja dengan memblokir reseptor adenosin di otak yang biasanya meningkatkan rasa kantuk. Dengan demikian, konsumsi kopi bisa meningkatkan kewaspadaan seseorang. Namun, meski kopi memiliki reputasi sebagai penangkal kantuk, tidak semua orang merasakan efek tersebut. Ada beberapa faktor yang menyebabkan kopi tidak efektif mengusir rasa lelah, bahkan bisa membuat seseorang tetap mengantuk. Pertama, tubuh dapat mengembangkan toleransi terhadap kafein jika terlalu sering mengonsumsinya. Hal ini membuat reseptor adenosin justru semakin banyak terbentuk sehingga kafein tidak lagi efektif. Kedua, konsumsi kopi dengan kadar gula tinggi bisa menyebabkan kelelahan. Gula sederhana dalam kopi manis meningkatkan hormon serotonin dan melatonin yang justru memicu rasa kantuk. Ketiga, dehidrasi akibat peningkatan frekuensi buang air kecil setelah minum kopi dapat memperlambat sirkulasi oksigen dalam tubuh, membuat seseorang merasa lelah. Terakhir, kurang tidur menyebabkan produksi adenosin meningkat secara drastis. Akibatnya, meski sudah minum kopi, sistem saraf sudah terikat oleh adenosin yang berlebihan sehingga kafein tidak dapat bekerja dengan baik. Memahami kondisi tubuh serta kebiasaan minum kopi yang tepat sangat penting agar manfaat kafein bisa dirasakan secara optimal. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.