Koperasi Wirasoka Karya Bersama, Empat Bulan Berdiri Sudah Meraup Banyak Cuan
VISI.NEWS | BALEENDAH - Koperasi Konsumen Wirasoka Karya Bersama (WKB) yang didirikan oleh anggota Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI) Kabupaten Bandung pada Agustus 2022 lalu di akhir tahun sudah mampu mendapatkan cuan berupa Sisa Hasil Usaha (SHU) lebih 50 persen dari modal.
Ketua Koperasi WKB Carsono, S.H., mengungkapkan, koperasi yang dipimpinnya itu meski baru seumur jagung namun dijalankan dengan mengikuti kaidah-kaidah bisnis. "Alhamdulillah, meski baru berdiri namun karena dijalankan sesuai dengan kaidah usaha maka ada hasilnya," ungkap pria yang pernah malang melintang di manajemen sebuah perusahaan teh botol terkenal di Jawa Barat ini kepada VISI.NEWS, Jumat (13/1/2023) malam.
Salah satu advokat di GNPK-RI Kabupaten Bandung ini mengatakan, koperasi yang bernomor badan hukum AHU-0001335.AH.01.29.TAHUN 2022 ini, targetnya di tahun 2023 selain menambah modal usaha juga akan menambah jumlah anggota. "Anggotanya bisa dari kalangan masyarakat luas dengan simpanan pokok Rp. 100 ribu dan simpanan wajib Rp. 25 ribu/bulan. Ada juga simpanan sukarela yang nilainya tidak terbatas," ungkapnya.
Sampai sekarang, kata pria kelahiran Indramayu ini, anggotanya tumbuh positif begitu juga prospek usahanya bagus sekali. "Karena ini koperasi konsumen maka kami tidak meminjamkan uang, tapi harus dalam bentuk produk. Mau itu sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Kenapa? karena kalo koperasi simpan pinjam itu tidak akan bertahan lama dan malah cepat bangkrutnya, " ujarnya di rumahnya di Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Jelekong, Baleendah.
Carsono mengatakan, intinya untuk mengelola suatu koperasi harus bisa memegang lima kunci yaitu kepercayaan satu sama lainnya, kebersamaan, niat baik dan keterbukaan, kejujuran dan komitmen. "Lima kunci sukses ini harus menjadi pegangan seluruh pengurus, demikian juga anggota," katanya.
Lebih lanjut, Carsono menambahkan dirinya membuat koperasi untuk menciptakan owner-owner usaha. "Suatu saat semua anggota kita harus jadi owner, berkembang lebih baik dan tentu harus maju. Kita optimis bisa maju karena koperasi yang baru kami dirikan ini sekarang sudah mendapat 50% keuntungan dari modal awalnya," pungkasnya.@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!