Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026

Kontroversi Wasit Picu Ketegangan di Laga Corinthians

Desi Rossilawati
Senin, 4 Mei 2026 | 12:52 WIB
Bagikan
Kontroversi Wasit Picu Ketegangan di Laga Corinthians

Pelatih Corinthians, Fernando Diniz./visi.news/Folhapress.

VISI.NEWS | BANDUNG - Kekalahan Corinthians dari Mirassol tidak hanya meninggalkan catatan hasil, tetapi juga memunculkan perdebatan mengenai kualitas kepemimpinan wasit dalam pertandingan. Reaksi keras pelatih Fernando Diniz menjadi cerminan ketegangan yang dipicu oleh serangkaian keputusan kontroversial di lapangan.

Dalam laga tersebut, sejumlah keputusan wasit Matheus Delgado Candancan menjadi sorotan utama. Salah satunya adalah perubahan keputusan kartu merah menjadi kartu kuning setelah intervensi VAR. Meskipun keputusan ini mendapat pembenaran dari konsultan perwasitan, situasi tersebut menunjukkan bagaimana teknologi justru dapat memperumit persepsi keadilan dalam pertandingan.

Ketegangan semakin meningkat ketika wasit memberikan penalti kepada Mirassol. Keputusan ini menjadi titik krusial yang berdampak langsung pada jalannya pertandingan, terutama karena gol dari titik putih membuka keunggulan tuan rumah. Dalam konteks ini, keputusan wasit tidak hanya memengaruhi skor, tetapi juga psikologis pemain dan staf tim lawan.

Reaksi pelatih Corinthians, Fernando Diniz yang meluapkan kemarahan di pinggir lapangan memperlihatkan adanya frustrasi terhadap komunikasi yang dinilai tidak berjalan.

"O mascarado do c******. Ta com a kepala desse tamanho. To te chamando e você tidak mendengarkan," ujar Fernando Diniz dikutip dari laporan rekaman pertandingan saat mencoba menarik perhatian wasit di lapangan.

Pernyataan ini mencerminkan ketegangan yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga emosional.

Di sisi lain, pertandingan ini juga diwarnai gangguan teknis berupa padamnya listrik di stadion, yang menambah kompleksitas situasi. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa faktor di luar teknis permainan juga dapat memengaruhi ritme dan konsentrasi tim.

Dalam perspektif yang lebih luas, insiden ini mencerminkan tantangan dalam menjaga konsistensi keputusan wasit di era modern. Kehadiran VAR memang bertujuan meningkatkan akurasi, namun juga membuka ruang interpretasi baru yang tidak selalu diterima secara seragam oleh semua pihak.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.