Konsumsi Makanan Tepat untuk Cegah Kantuk Setelah Makan
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 11 Agustus 2025 | 00:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Rasa kantuk yang muncul setelah makan siang, atau dikenal secara medis sebagai postprandial somnolence, dapat berdampak pada produktivitas dan konsentrasi. Ahli gizi klinis dari NewYork-Presbyterian/Weill Cornell Medical Center, Meredith Liss, menyebutkan, kondisi ini juga dapat memengaruhi suasana hati dan kualitas hidup.
Gastroenterolog dari NYU Langone Health, Lisa Ganjhu, menjelaskan bahwa komposisi nutrisi berperan besar dalam memicu kantuk. Konsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih, pizza, dan makanan manis, dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti penurunan energi. Sementara itu, makanan tinggi triptofan, misalnya susu, ayam, kalkun, lobster, serta beberapa jenis kacang—juga dapat memicu rasa lelah.
Porsi makan yang terlalu besar membuat pencernaan bekerja ekstra sehingga energi tubuh terserap ke proses tersebut. Pola makan yang tidak teratur pun bisa memicu fluktuasi gula darah dan memperburuk rasa kantuk.
Para ahli menyarankan pola makan seimbang dengan kombinasi protein, lemak sehat, dan serat dari sayuran atau biji-bijian utuh, serta membatasi asupan karbohidrat berlebihan. Makan dalam porsi sedang setiap beberapa jam, cukup minum air, melakukan aktivitas ringan setelah makan, dan menghindari alkohol maupun paparan panas berlebih juga dianjurkan.
Jika rasa kantuk terus berlanjut meski pola makan sudah diperbaiki, Liss merekomendasikan pemeriksaan medis. Hal ini bisa mengindikasikan masalah kesehatan seperti resistensi insulin, diabetes, gangguan tidur, atau gangguan tiroid.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!