Konsorsium LG Batal Investasi Rp130 Triliun di RI, Ini Alasannya
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 22 April 2025 | 22:30 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Proyek jumbo senilai Rp130 triliun untuk membangun rantai pasok baterai mobil listrik (EV) di Indonesia batal dilanjutkan oleh konsorsium Korea Selatan yang dipimpin oleh LG. Konsorsium ini sebelumnya terdiri dari LG Energy Solution, LG Chem, LX International, dan sejumlah mitra lainnya.
Dalam laporan dari Yonhap, seorang sumber dari LG Energy Solution menyatakan bahwa keputusan mundur ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi pasar dan iklim investasi saat ini.
"Mempertimbangkan kondisi pasar dan lingkungan investasi, kami telah memutuskan untuk keluar dari proyek tersebut. Namun, kami akan melanjutkan bisnis kami yang ada di Indonesia, seperti pabrik baterai Hyundai LG Indonesia Green Power (HLI Green Power), usaha patungan kami dengan Hyundai Motor Group," ungkap dia.
Pihak konsorsium mengklaim sudah berdiskusi dengan pemerintah Indonesia sebelum mengambil keputusan. Namun, detail siapa saja yang terlibat dalam diskusi tersebut tidak diungkap.
Padahal, proyek ini tadinya dirancang untuk menciptakan ekosistem baterai yang utuh, dari pengadaan bahan baku, produksi prekursor dan katoda, hingga sel baterai. Sayangnya, kini rencana tersebut kandas. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!