Konser Amal Bandung Raya, Dana Disalurkan ke Wilayah Terdampak Bencana
VISI.NEWS | KABUPATEN BANDUNG - Kepedulian terhadap warga terdampak bencana di Bandung Raya diwujudkan melalui kegiatan bertajuk 'Konser Amal dan Doa Bersama untuk Bandung Raya: Satu Momen untuk Bersama' yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini diinisiasi oleh komisaris Lintas.id sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Bandung Raya yang terdampak berbagai musibah dalam beberapa waktu terakhir.
Acara tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Bandung serta melibatkan berbagai sponsor dan mitra pendukung.
Bupati Bandung menyampaikan bahwa festival ini bukan hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana penggalangan dana kemanusiaan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dan Komisaris Lincah.id atas dukungan yang diberikan.
Ditekankan pula bahwa kegiatan ini tidak menggunakan dana APBD, melainkan murni hasil kolaborasi dan kekompakan seluruh sponsor yang terlibat.
“Alhamdulillah kegiatan ini terlaksana berkat kebersamaan semua pihak. Ini bukan dari APBD, tapi dari kekompakan sponsor dan para relawan yang peduli terhadap Bandung Raya,” ujarnya Kang DS.
Konser amal tersebut menghadirkan musisi nasional Rizky Febian yang turut memeriahkan acara dan menyapa ribuan penonton yang hadir. Selain hiburan musik, acara juga diisi dengan doa bersama untuk keselamatan dan pemulihan wilayah terdampak bencana.
Dana hasil penggalangan dalam konser amal ini rencananya akan disalurkan ke sejumlah lokasi di Bandung Raya yang mengalami musibah, di antaranya wilayah Cisarua yang terdampak bencana dengan hampir 80 korban, serta daerah Arjasari dan Pangalengan.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita, dan kita semua berdoa agar Kabupaten Bandung serta Bandung Raya diberi kekuatan untuk menghadapi dan mengatasi musibah yang terjadi,” tambahnya.
Acara ini menjadi simbol solidaritas dan kebersamaan masyarakat Bandung Raya dalam menghadapi masa sulit, sekaligus menegaskan bahwa kepedulian dan gotong royong masih menjadi kekuatan utama daerah tersebut. @Ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!