TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026 Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Raih Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 TP Pertahankan Status Visionary Leader Berkat Inovasi AI di Asia Pasifik 6 Aug 2026 Prabowo Belum Ganti Kapolri, Desakan Reformasi Polri Makin Menguat 6 Aug 2026 Drama Final Dimulai! Persib Tertahan, Persebaya Menggigit 1-1 6 Aug 2026 Polrestabes Bandung Siagakan 1.380 Personel Amankan Final Piala Presiden 6 Aug 2026 PowerCore 5.0 Meluncur, Solusi Listrik Prefabrikasi Pertama untuk Pusat Data AI Berdaya Tinggi 6 Aug 2026 STEM Jadi Kunci, Menaker Dorong Lulusan Kampus Siap Hadapi Dunia Kerja 6 Aug 2026 Penentuan Semifinal ASEAN Hyundai Cup 2026 Dimulai, Indonesia Wajib Menang atas Singapura 6 Aug 2026 HYPTEC HT Tampil Dua Wajah di GIIAS 2026, GAC Buktikan SUV Listrik Bisa Bergaya Mewah hingga Rally Dakar 6 Aug 2026 Ekonomi Jabar Tumbuh 5,73 Persen, Kemiskinan Turun ke 6,54 Persen 6 Aug 2026 Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Raih Peringkat Ketiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026

Kondominium Mewah di Tokyo Dihancurkan untuk Menjaga Pemandangan Gunung Fuji

ED
Kamis, 13 Juni 2024 | 14:00 WIB
Bagikan
Kondominium Mewah di Tokyo Dihancurkan untuk Menjaga Pemandangan Gunung Fuji

VISI.NEWS | JEPANG - Sebuah kondominium mewah yang hampir selesai dibangun di sisi barat Tokyo, Jepang, telah dihancurkan setelah penduduk setempat mengeluh bahwa bangunan tersebut menghalangi pemandangan indah Gunung Fuji.

Kondominium tersebut, yang terdiri dari 10 lantai, berlokasi di Distrik Naka, Kota Kunitachi. Bangunan ini memiliki 18 unit yang tersebar di setiap lantainya, dengan sebagian besar unit telah terjual dengan harga antara 70 juta yen (sekitar Rp 7,25 miliar) hingga 80 juta yen (sekitar Rp 8,29 miliar).

Namun, keindahan alam Gunung Fuji yang menjadi ikon budaya dan pemandangan lokal tampaknya lebih berharga bagi masyarakat setempat. “Kami menyadari budaya (lokal) yang menghargai pemandangan, tapi kami gagal mempertimbangkannya dengan baik,” kata perwakilan dari perusahaan pengembang, Sekisui House Ltd.

Perusahaan tersebut telah meminta maaf kepada pihak-pihak yang telah mengontrak unit di kondominium tersebut dan berjanji akan melakukan berbagai upaya agar insiden serupa tidak terulang lagi di masa depan.

Berita ini menjadi peringatan bagi para pengembang properti untuk selalu mempertimbangkan dampak visual dari proyek mereka terhadap pemandangan alam sekitar. Dalam hal ini, kecintaan masyarakat setempat terhadap Gunung Fuji telah membawa dampak signifikan pada proyek pengembangan properti mewah ini. @maulana

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.