Kompetisi Pidato Nasional (KPN) Madrasah 2024 Memasuki Babak Grand Final
VISI.NEWS | JAKARTA – Kompetisi Pidato Nasional (KPN) Madrasah 2024 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah mencapai puncaknya dengan memasuki babak grand final. Sebanyak 34 peserta terpilih dari berbagai provinsi di Indonesia akan bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam ajang bergengsi ini. Acara ini berlangsung di Jakarta, dengan Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, secara resmi membuka kompetisi yang ditunggu-tunggu ini.
Dalam pidato pembukaannya, Abu Rokhmad menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan antusiasme para peserta KPN Madrasah 2024. Dengan tema "Pancasila dan Moderasi Beragama dalam Pandangan Gen-Z," kompetisi ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi beragama di kalangan generasi muda. "Saya berharap, melalui kegiatan ini, semangat nasionalisme dan toleransi antarumat beragama akan semakin kuat di kalangan anak muda. Moderasi beragama bukan hanya menjadi jalan tengah dalam menghadapi ekstremisme, tetapi juga merupakan landasan yang membentuk Gen-Z menjadi duta-duta Pancasila," ungkapnya.
Abu Rokhmad, yang akrab disapa Prof Abu, juga berharap bahwa proses adu argumentasi, logika, dan retorika para finalis dapat menghasilkan gagasan yang sederhana, mudah dipahami, dan mampu memperkuat pemahaman tentang Pancasila sebagai ideologi yang mengayomi seluruh aspek kehidupan. "Dengan moderasi, kita dapat membangun dunia yang lebih damai dan harmonis, serta menjaga kerukunan antarumat beragama," tambahnya.
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Muchamad Sidik Sisdiyanto, turut mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian KPN Madrasah 2024 hingga tahap akhir ini. Menurutnya, kompetisi ini berhasil menarik minat yang besar dari siswa-siswa Gen-Z, dengan total 1.236 peserta yang mendaftar dari berbagai latar belakang pendidikan. "Kompetisi ini merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan potensi generasi muda Indonesia, khususnya dalam kemampuan berpidato dan berkomunikasi yang efektif serta menanamkan nilai-nilai Pancasila dan moderasi beragama dalam pandangan generasi Z," jelasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!