Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Komnas HAM Soroti Keras Kasus Sopir Ojol Tewas Dilindas Aparat

Desi Rossilawati
Jumat, 29 Agustus 2025 | 16:00 WIB
Bagikan
Komnas HAM Soroti Keras Kasus Sopir Ojol Tewas Dilindas Aparat
VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengecam keras peristiwa tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal setelah dilindas kendaraan taktis Brimob dalam aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025). Ketua Komnas HAM, Anis Hidayah, menyatakan lembaganya menaruh perhatian serius terhadap rangkaian unjuk rasa sejak Senin (25/8/2025) lalu. Komnas HAM, kata Anis, telah melakukan pemantauan melalui media massa dan media sosial, serta meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait. "Kami juga sudah meminta permintaan keterangan kepada beberapa pihak terkait dan sore hari ini juga akan meminta keterangan pada tujuh pelaku," ujarnya dalam konferensi pers, Jumat (29/8/2025). Selain menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Komnas HAM menilai tindakan aparat yang melindas Affan sebagai bentuk kekerasan berlebihan dan tidak dapat dibenarkan. Lembaga tersebut menegaskan komitmennya untuk mendorong terciptanya situasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai HAM. Sebagai langkah konkret, Komnas HAM membuka posko aduan bagi masyarakat yang menjadi korban dalam demonstrasi. Layanan pengaduan juga bisa diakses melalui nomor telepon 08122679880. Komnas HAM juga membentuk tim khusus untuk memantau jalannya aksi massa di berbagai titik Jakarta, termasuk Polda Metro Jaya dan sejumlah rumah sakit. Diketahui, Affan sempat dirawat di RSCM sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazahnya telah dimakamkan di TPU Karet Bivak. Menyikapi insiden tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui keluarga korban untuk menyampaikan permintaan maaf dan memastikan proses hukum berjalan. Presiden Prabowo Subianto turut menyampaikan belasungkawa sekaligus mengecam keras tindakan aparat yang dinilai berlebihan. "Saudara sekalian, sekali lagi, saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan," ujarnya melalui pernyataan video. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.