Komnas Haji Ingatkan Fokus Ibadah Usai Kecelakaan Jabal Magnet
Kecelakaan Bus Jemaah Haji RI di Madinah./visi.news/tangkap layar akun X @DayHajj.
Kemenhaj juga telah mengeluarkan sejumlah aturan baru untuk mencegah kejadian serupa, termasuk kewajiban koordinasi dengan petugas resmi, larangan penawaran paket wisata yang tidak terkait ibadah, serta penegasan bahwa keselamatan jemaah harus menjadi prioritas utama.
Selain itu, pemerintah menegaskan bahwa izin operasional KBIHU dapat dicabut apabila terbukti melanggar ketentuan, terutama yang mengabaikan aspek keselamatan jemaah. Meski demikian, pihak Kemenhaj tetap membuka ruang ziarah ke lokasi tertentu yang berada di sekitar Madinah, seperti Masjid Quba dan Jabal Uhud, yang dianggap masih dalam koridor kegiatan ibadah.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan ibadah haji tidak hanya menyangkut aspek spiritual, tetapi juga manajemen risiko di lapangan. Dengan jumlah jemaah yang besar dan mobilitas tinggi, setiap aktivitas tambahan di luar rangkaian ibadah inti dinilai perlu pengawasan ketat agar tidak menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!