Komisi IX Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik Hadapi HMPV

Desi Rossilawati
Jumat, 10 Januari 2025 | 16:08 WIB
Bagikan
Komisi IX Minta Masyarakat Tidak Perlu Panik Hadapi HMPV

VISI.NEWS | JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, meminta masyarakat agar tidak panik dalam menghadapi Human metapneumovirus (HMPV) di tanah air.

“Masyarakat tidak perlu panik karena HMPV bukanlah virus baru dan tidak berbahaya bagi sebagian orang yang terinfeksi,” kata Nihayatul dalam keterangan di Jakarta, Jumat (10/1/2025).

Ia juga meminta masyarakat untuk mengikuti tahapan penanggulangan virus tersebut yang disusun oleh pemerintah. Nihayatul pun mengimbau masyarakat agar terus menjaga pola hidup sehat, termasuk mencuci tangan secara rutin, mengenakan masker jika merasa tak enak badan.

“Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami gejala yang mencurigakan,” katanya.

Berikutnya, Nihayatul mengatakan Komisi IX DPR RI akan terus memantau langkah pemerintah dalam mengantisipasi persebaran dan lonjakan kasus HMPV di Indonesia. Menurut dia, pemerintah tetap harus mewaspadai mutasi virus yang bisa meningkatkan tingkat penyebaran.

“Kami juga akan memastikan anggaran untuk penanganan penyakit menular dapat digunakan dengan optimal,” ujarnya.

Ia lalu menegaskan akan terus mendukung kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan, termasuk untuk memberikan akses cepat untuk diagnosis dan perawatan.

Pemerintah juga diminta untuk harus tetap terus meningkatkan upaya edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan virus ini. Hal itu, menurut dia, perlu dilakukan agar masyarakat mampu meminimalisasi penyebaran HMPV, terutama terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia, dan kelompok masyarakat yang memiliki penyakit penyerta.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.