Komikus A.K Patra Sawanda Berbagi Gagasan dengan Komikus DKV Telkom University
VISI.NEWS | BANDUNG - Di ruang Dosen Desain Grafis, DKV Telkom University (Tel-U), Rabu (12/4/2023) siang, berkumpul beberapa akademisi yang menekuni dunia perkomikan dengan ciri khas yang dimilikinya masing-masing.
Pertemuan ini menghadirkan komikus seperti M. Iskandar atau biasa dipanggil Kelik, dosen dari peminatan Multimedia yang karyanya sudah malang melintang di industri komik luar negeri, dan langganan untuk ilustrasi pada cover buku-buku novel, maupun cerita cergam yang diminta para penerbit buku di dalam negeri.
Selain M. Iskandar, ada juga Dimas Krisna Aditya, Patra Aditia, dan Bambang Melga Suprayogi, serta Diani Apsari, yang mereka semua itu, merupakan pengiat ilustrasi dan juga sering nyambi juga sebagai komikus.
Kedatangan Kang Patra Suwanda, seniman komik, plus ketua prodi pada Universitas Tekhnologi Digital (UTD) Bandung, dengan membawa artwork karyanya dalam silaturahmi ke kampus DKV Telkom University menemui penulis, merupakan acara temu kangen, sambil diskusi terkait dunia perkomikan, dan konsep komik yang ia tengah buat.
Yaa, membicarakan karya Patra Suwanda, seorang komikus yang menyelami nilai-nilai kearifan lokal untuk penguat konsep dalam background ceritanya, kita seperti kembali diajak bernostalgia ke jaman keemasan komikus Indonesia tahun 80-an, yang banyak menceritakan kisah-kisah kependekaran, pewayangan, sosok-sosok hero yang menguatkan identitas keindonesiaan dalam pengkisahannya tersebut.
Menariknya, karya Patra Sawanda yang penulis dan rekan-rekan komikus di DKV Telkom University amanti, adalah pada kekuatan pengembangan data, dari refrensi yang ia bawa dalam naskah ceritanya, yang diinspirasi dari naskah wangsakerta, (Kisah Radjia-Radjia i Bhumi Nuswantara), yang ia dapat naskahnya dari Musieum Sribaduga, dengan penguatan hasil dari Nyukcruk Galur (menelusuri riwayat leluhur).
Gagasan Penciptaannya sendiri mengambil:
- Fenomena Peperangan.
- Konsepsi dan konsekuensi nilai-nilai sakral Kabuyutan tentang tata wilayah.
- Cita-cita hadirnya karya komik berbasis riset budaya nusantara dan budaya global.
Sedangkan konsep karyanya untuk narasi didasari oleh inspirasi dan semangat :
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!