Kolaborasi Budaya Warnai Festival Asia Afrika 2024: Dari Benjang Bandung Timur hingga Kostum Grandong yang Unik
Sementara itu, dalam diskusi budaya bersama para delegasi negara, Pejabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, menyampaikan tentang potensi investasi di Bandung Timur dengan konsep "Bandung Teknopolis".
Konsep ini diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur modern, pusat riset dan pengembangan, serta dukungan penuh bagi industri teknologi informasi dan komunikasi.
"Bandung Timur menawarkan peluang investasi yang sangat menjanjikan, tidak hanya bagi bisnis lokal tetapi juga bagi investor internasional," jelas Bambang.
Bambang mengajak semua pihak untuk menjalin kemitraan, kerja sama, dan persahabatan demi mengangkat potensi besar Bandung sebagai kota yang inklusif, progresif, dan berdaya saing global.
"Kami pun menawarkan peluang potensi kerja sama dari Kota Bandung untuk dapat ikut berpartisipasi dalam kemajuan perkembangan di wilayah Asia Afrika, baik dari segi pendidikan, pariwisata, ekonomi, maupun potensi kerja sama lainnya," kata Bambang.
Festival Asia Afrika 2024 akan berlangsung selama dua hari, yaitu 6-7 Juli 2024, dan menghadirkan berbagai acara menarik, seperti pertunjukan seni budaya, pameran, forum bisnis, dan konferensi tingkat tinggi.
Diharapkan festival ini dapat memperkuat hubungan antar negara di kawasan Asia Afrika, mendorong perdamaian dan kolaborasi, serta mempromosikan budaya dan potensi investasi di Kota Bandung. @maulana
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!