KKP Gandeng BNN Latih Masyarakat Budidaya Ikan
Nyoman juga meminta kepada penyuluh perikanan untuk terus melaksanakan pendampingan teknis terhadap kelompok sehingga dapat membangkitkan semangat pembudidaya dengan membawa prinsip keberlanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Gayo Lues, Fauzul Iman, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan pelatihan dalam menekan penyalahgunaan narkoba.
“Para peserta yang hadir pada saat ini seluruhnya memiliki kolam tapi tidak dapat menghasilkan ikan. Keahlian berbudidaya tentunya sangat dibutuhkan oleh para peserta. Pelatihan ini juga dilaksanakan sebagai alternatif mata pencaharian dan kegiatan positif yang berfungsi untuk menekan kultivasi ganja dan menekan prevalensi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Gayo Lues. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmunya serta melaksanakan kegiatan budidaya perikanan secara berkelanjutan,” terang Fauzul.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Gayo Lues, Sukri serta Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Asahan,
Hazairin, menerangkan bahwa kedua wilayahnya tersebut sangat potensial dalam mengembangkan perikanan budidaya.
Sukri mengatakan, di Kabupaten Gayo Lues, kaya akan sumber daya air. Terdapat lima sungai besar yang mengalir pada wilayah Gayo Lues. Potensi perikanan Gayo Lues telah menjadikan perikanan budidaya sebagai andalan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Berbagai jenis ikan air tawar telah dikembangkan dan dibudidayakan di Gayo Lues di antaranya ikan mas, ikan mujair, ikan lele, ikan gabus, belut dan ikan jurung. Ikan jurung merupakan salah satu ikan yang bernilai tinggi di pasaran.
Selain harganya yang melambung tinggi di pasaran, Ikan jurung mempunyai prospek besar untuk menjadi penopang kesejahteraan masyarakat di Desa Lesten, Gayo Lues, dan daerah lainnya di Indonesia. Selain dijual mentah, ikan jurung juga dikeringkan dengan cara disalai atau diasapkan, dengan harga jual mencapai Rp100 ribu per kilogram. Ikan jurung yang ukurannya mencapai 1 meter harganya bahkan dapat ditaksir mencapai 500 ribu - 1 juta rupiah per ekor.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!