KJJT Desak Panglima TNI Usut Tuntas Oknum TNI Todongkan Pistol ke Wartawan di Sidoarjo
VISI.NEWS | SIDOARJO - Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) meminta Panglima TNI, Laksamana TNI Yudo Margono, segera memproses Oknum TNI yang menodongkan pistol ke Hamdani Adrianto, wartawan media exposeindonesia.com di Gudang BBM PT. Indo Waru Forsa, Trosobo, Sidoarjo, Minggu (11/6/2023).
Setelah serangkaian investigasi yang dilakukan pihak terkait, akhirnya dipastikan pelaku penodong wartawan adalah Pelda T dan rekannya P yang berasal dari oknum Satuan TNI AL.
Mendapat perkembangan yang positif, KJJT langsung melakukan pendampingan terhadap Hamdani Andrianto untuk melakukan pelaporan ke Pomal.
"Korban pada saat itu kita dampingi untuk melapor secara resmi di Pomal Surabaya. Ada dua oknum TNI AL yang diduga terlibat di dalam kasus penodongan senjata di tempat penyimpanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Trosobo Sidoarjo," Kata Ade S. Maulana dalam press releasenya, Senin (12/6/2022).
Pada kesempatan yang sama, Ade juga menceritakan bagaimana dirinya mempertanyakan kapasitas kedua oknum TNI yang berada di gudang solar milik PT. Indo Waru Forsa. Beredar kabar jika kedua anggota TNI tersebut bertugas sebagai keamanan di gudang penyimpanan BBM yang pernah di Grebek Polda Jatim itu.
"Apakah mereka punya surat perintah dari komandan untuk mengamankan gudang itu? Mereka menenteng senjata dan menakuti wartawan yang melakukan peliputan dihadapan orang banyak, apakah di tempat itu termasuk darurat militer?," tanya Ade.
Ketua Umum KJJT juga meminta solidaritas rekan jurnalis di seluruh Indonesia untuk mensuport kelanjutan kasus tersebut.
Pada kesempatan yang berbeda, terkait pelaporan Hamdani, korban sempat berkeluh kesah jika dirinya mendapat teror dari orang tak dikenal usai melapor resmi ke Pomal Surabaya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!