Kisah Inspiratif Pedagang Dawet Jadi Profesor
Di samping kesibukannya meneliti tentang gunung api, berdagang di Batu Malang tetap ia lakoni hingga kini. Namun Sukir tak lagi berjualan dawet. Warung Bu Sukir, yang dikelola istri, menjajakan soto seger dan berbagai jajanan pasar di tengah sejuknya Kota Batu.
Warung ini berlokasi tak jauh dari Stadion Kota Batu, dan menjadi salah satu destinasi yang banyak dikunjungi warga untuk menikmati kuliner. Bangunan warung ini juga terdiri atas beberapa tingkat, dan memiliki pemandangan indah. "Kalau pagi, warung ini rame sekali karena banyak jajanan pasar yang digemari warga sekitar dan harganya terjangkau,” lanjut Sukir.
Atas pengalamannya tersebut, Sukir mengajak generasi muda adalah untuk tidak pernah patah semangat dalam mengejar mimpi. "Selama masih dalam jalan yang benar, teruslah berusaha. Pasti ada jalan!," tandasnya.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!