KHUTBAH JUMAT | Wasiat Allah untuk Hamba-hambaNya

ED
Jumat, 3 Februari 2023 | 06:05 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Wasiat Allah untuk Hamba-hambaNya

Seandainya semua manusia seperti Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. demikian juga dengan jin. Semuanya adalah yang terbaik. Hal itu tidak berdampak pada kekuasaan Allah.

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِى شَيْئًا

“Wahai hamba-Ku, kalau manusia pertama dan yang paling terakhir di antara kalian, demikian juga jin yang pertama sampai yang terakhir, mereka berhati jahat seperti orang yang paling jahat di antara kalian, tidak akan mengurangi kekuasaan-Ku sedikit pun.”

Kalau seandainya semua manusia dan jin hatinya sperti Firaun. Hal itu sama sekali tidak berdampak pada kekuasaan Allah. Artinya, kita mau datang atau tidak Jumatan ini. Mau datang awal atau terakhir, Allah tidak butuh itu semua. Kitalah yang membutuhkan hal tersebut di akhirat kelak. Kita mau rajin shalat atau tidak. Mau rajin baca Alquran atau tidak. Mau rajin sedekah atau tidak. Mau rajin belajar agama atau tidak. Allah sama sekali tidak diuntungkan dan dirugikan dengan perbuatan kit aitu. Kitalah yang diuntungkan dan dirugikan dari apa yang kita perbuat.

Kemudian Allah berfirman,

يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ قَامُوا فِى صَعِيدٍ وَاحِدٍ فَسَأَلُونِى فَأَعْطَيْتُ كُلَّ إِنْسَانٍ مَسْأَلَتَهُ مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِمَّا عِنْدِى إِلاَّ كَمَا يَنْقُصُ الْمِخْيَطُ إِذَا أُدْخِلَ الْبَحْرَ

“Wahai hamba-Ku, jika orang yang pertama hingga yang terakhir di antara kalian, demikian juga jin yang pertama hingga yang terakhir berada pada satu tempat di bumi ini dan meminta kepada-Ku, lalu Aku memenuhi seluruh permintaan mereka, tidaklah hal itu mengurangi apa yang ada pada-Ku, kecuali sebagaimana sebatang jarum yang dimasukkan ke laut.”

Allah itu Maha Kaya. Kalau semua manusia dari yang pertama sampai yang terakhir, jin pertama hingga yang terakhir, semua meminta kepada Allah dengan permintaan mereka masing-masing. Lalu setiap mereka Allah penuhi, Allah kabulkan keinginannya, hal itu sama sekali tidak mengurangi kekayaan Allah. Lihatlah hujan buatan. Ratusan juta anggaran dikeluarkan untuk membuat satu kali hujan buatan. Hasilnya, hujannya gerimis, sebentar, dan hanya lokal saja. tapi Allah kalau menurunkan hujan. Hujannya deras, merata, dan lama. Kalau dirupiahkan berapa nominalnya itu? itu baru hujan. Dan Allah Maha Kaya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.