KHUTBAH JUMAT | Tolonglah Saudaramu, Allah Akan Menolongmu
تُدْنِي الشَّمْسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ مِنَ الْخَلْقِ حَتَّى تَكُوْنَ مِنْهُمْ كَمِقْدَارِ مِيْلٍ فَيَكُوْن النَّاسُ عَلَى قَدْرِ أَعْمَالِهِمْ فِي الْعَرَقِ فَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى كَعْبَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى رُكْبَتَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يَكُوْنُ إِلَى حَقْوَيْهِ وَمِنْهُمْ مَنْ يُلْجِمُهُ الْعَرَقُ إِلْجَامًا (رواه مسلم)
Maknanya: “Pada hari kiamat, matahari akan mendekat kepada para hamba sehingga jaraknya dari mereka sekitar satu mil, maka orang-orang akan bercucuran keringat sesuai dengan amal mereka, di antara mereka ada yang keringatnya mencapai kedua mata kaki, ada yang mencapai dua lutut, ada yang mencapai dada dan ada yang terkekang mulutnya dengan keringatnya” (HR. Muslim) Hadirin jama’ah shalat Jumat rahimakumullah, Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: “Barang siapa memudahkan bagi orang yang kesulitan, maka Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat.” Hal ini menunjukkan bahwa kesulitan akan terjadi di akhirat. Allah telah menegaskan tentang hari kiamat bahwa hari itu adalah hari yang sulit dan tidak mudah bagi orang-orang kafir. Kemudahan di hari itu hanya berlaku untuk selain orang kafir. Allah ta’ala berfirman:وَكَانَ يَوْمًا عَلَى الكَافِرِينَ عَسِيرًا (الفرقان: 26)
Maknanya: “Dan itulah hari yang sulit bagi orang-orang kafir” (QS. Al-Furqan: 26) Memudahkan orang yang kesulitan di dunia dalam segi harta adalah dengan salah satu dari dua hal: Pertama, dengan memberikan waktu penundaan hingga mendapatkan kemudahan (mampu membayar hutangnya). Hukumnya wajib berdasarkan firman Allah ta’ala:وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إلَىَ مَيْسَرَةٍ (البقرة: ٢٨٠)
Maknanya: “Dan jika (orang berutang itu) dalam kesulitan, maka berilah tenggang waktu sampai dia memperoleh kelapangan” (QS. Al-Baqarah: 280) Atau kedua, dengan membebaskannya dari tanggungannya jika orang yang memberi kemudahan adalah orang yang menghutanginya. Jika bukan, maka dengan memberikan harta yang menghilangkan kesulitannya tersebut. Dua hal ini memiliki keutamaan dan pahala yang agung. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:كَانَ تَاجِرٌ يُدَايِنُ النَّاسَ فَإِذَا رَأَى مُعْسِرًا قَالَ لِفِتْيَانِهِ تَجَاوَزُوْا عَنْهُ لَعَلَّ اللهَ يَتَجَاوَزُ عَنَّا فَتَجَاوَزَ اللهُ عَنْهُ (رواه البخاري ومسلم)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!