KHUTBAH JUMAT: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
Puasa yang kita kerjakan selama bulan Ramadhan ini memiliki banyak manfaat. Selain membentuk kita menjadi insan yang bertakwa, dengan berpuasa juga dapat meningkatkan kesehatan tubuh, menumbuhkan rasa empati kepada sesama, serta mempererat ikatan silaturahmi keluarga. Karena dalam sebulan penuh kita dilatih, ditempa, dan dianjurkan untuk melaksanakan semuanya.
Memang secara manusiawi, melaksanakan puasa sangat melelahkan. Bagaimana tidak, selama sehari, dari terbit fajar sampai tenggelamya mentari, kita tidak diperkenankan melakukan hal-hal yang menurut umum itu lezat, seperti: makan, minum, dan bergaul bersama istri. Dan itu kita lakukan selama sebulan.
Namun ternyata, terdapat tiga kebahagiaan yang disimpan oleh Allah untuk hamba-Nya di balik kelelahan dalam berpuasa ini. Siapa saja yang mengerjakan puasa dengan serius, maka semua kebahagiaan itu akan ia rasakan. Adapun dua di antara kebahagiaan tersebut, disebutkan langsung oleh Allah, melalui hadits qudsi dan sisanya disebutkan secara tersirat oleh Nabi saw.
Dua kebahagiaan yang disebutkan secara langsung itu, berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, bersumber dari Abu Hurairah:
عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَقُولُ اللّٰهُ عَزَّ وَجَلَّ: ... وَلِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ حِينَ يُفْطِرُ، وَفَرْحَةٌ حِينَ يَلْقَى رَبَّهُ
Artinya: "Dari Nabi saw, ia bersabda: Allah berfirman: 'Dan teruntuk orang yang berpuasa itu ada dua kebahagiaan: bahagia ketika berbuka dan bahagia ketika bertemu dengan tuhannya'.”
Jamaah kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Mazharuddin Az-Zaidani dalam kitab Al-Mafatih fi Syarhil Mashabih, jilid III halaman 9-10, menjelaskan, ada dua hal yang menyebabkan orang yang berpuasa menjadi berbahagia saat berbuka, yaitu: pertama, bahagia sebab sudah diperkenankan makan dan minum. Karena pada dasarnya, manusia akan merasakan kenikmatan makan dan minum setelah ia benar-benar menderita sebab lapar dan haus.
Kedua, bahagia sebab diberikan pertolongan (taufik) untuk menyelesaikan kewajiban puasa di hari tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!