Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026

KHUTBAH JUMAT | Rezeki Sudah Ditakar, Tak Akan Tertukar

Desi Rossilawati
Jumat, 10 Juli 2026 | 09:12 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Rezeki Sudah Ditakar, Tak Akan Tertukar

Ilustrasi./visi.news/iStock.

Akan tetapi, setelah semua ikhtiar dilakukan, hati kita harus tetap bersandar kepada Allah. Kita tidak boleh menggantungkan hidup kepada manusia, tetapi menyerahkan sepenuhnya kepada Dzat yang menguasai langit dan bumi.  

Keyakinan bahwa rezeki sudah ditakar dan tidak akan tertukar akan melahirkan sikap dan akhlak yang baik. Kita tidak mudah iri kepada keberhasilan orang lain. Kita tidak tega mengambil hak orang lain. Kita tidak tergoda korupsi, mencuri, menipu, ataupun menerima suap. Sebab kita yakin, semua cara yang haram tidak akan menambah jatah rezeki yang telah Allah tetapkan. Yang bertambah hanyalah dosa dan hilangnya keberkahan.  

Sebaliknya, orang yang yakin kepada ketentuan Allah, akan bekerja dengan jujur, berdagang dengan amanah, melayani dengan ikhlas, dan menerima hasil usahanya dengan penuh syukur.   Rasulullah bersabda:  

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ  

Artinya: "Kekayaan bukanlah tentang banyaknya harta. Namun kekayaan sesungguhnya adalah kekayaan jiwa (hati yang merasa cukup)." (HR Bukhari dan Muslim)  

Ma’asyiral Muslimin, Jamaah shalat Jumat yang dimuliakan Allah,  

Oleh karena itu, marilah kita memperkuat keyakinan bahwa Allah adalah Ar-Razzaq, Maha Pemberi Rezeki. Tugas kita adalah memperbaiki ikhtiar, memperbanyak doa dan tawakkal, menjaga kehalalan penghasilan, dan senantiasa bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.  

Jangan habiskan hidup dengan membandingkan rezeki kita dengan rezeki orang lain. Sebab setiap orang memiliki jalan hidup, ujian, dan ketetapan yang berbeda-beda. Apa yang Allah tetapkan untuk kita pasti akan sampai kepada kita dan merupakan yang terbaik bagi kita. Sebaliknya, apa yang bukan menjadi bagian kita tidak akan pernah menjadi milik kita, walaupun kita mengejarnya sekuat tenaga.  

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.