KHUTBAH JUMAT | Pribadi Baru di Tahun Baru Islam
Sebagaimana diketahui bahwa kita selaku manusia tidak luput dari salah dan dosa. Artinya, kita tidak akan bisa menghindar dari kedua perbuatan tersebut. Namun yang bisa kita lakukan adalah niat untuk tidak melakukan kedua perbuatan tercela tersebut. Niat Niat seperti inilah yang akan membuat kita mudah sadar sehingga mudah juga untuk mendapatkan hidayah berupa bertaubat. Nabi Muhammad saw pernah bersabda:
كُلُّ بَنِي آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُونَ
Artinya: "Semua bani Adam (pasti) melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah yang (segera) bertaubat." (HR. Ibnu Majah) Melalui hadits ini Nabi hendak menegaskan fitrah manusia bahwa mereka pasti melakukan kesalahan. Hanya saja kesalahan ini akan diampuni bila melakukan taubat atau (minimal) memohon ampunan. Maka dari itu, sekali lagi khatib mengajak untuk mengevaluasi seluruh perbuatan-perbuatan dosa yang pernah dilakukan dalam satu tahun ini, terutama dosa-dosa yang telah menjadi kebiasaan sehari-hari. Mulai saat ini hendaklah bertekad untuk mengurangi bahkan syukur-syukur meninggalkan perbuatan-perbuatan terlarang tersebut, baik yang kecil maupun yang besar.
Hadirin jamaah salat Jumat yang dimuliakan Allah
Melalui momen pergantian tahun Islam ini, kita sambut dengan penuh syukur atas kesempatan yang diberikan Allah kepada kita sekaligus meningkatkan kualitas ibadah-ibadah yang telah dilakukan selama ini. Begitu juga alangkah baiknya kita menjadikan momen ini sebagai ajang untuk berlomba-lomba dalam bertekad menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Baik dalam ibadah individu maupun dalam ibadah sosial. Sebab bila timpang antara keduanya maka pada sejatinya belum menjadi pribadi yang baik yang utuh.
Semoga dengan melalui muhasabah pada akhir tahun ini dapat menjadi perantara kita mendapatkan taufik dan hidayah Allah untuk memperbaiki dan meningkatkan ibadah-ibadah kita. Amin
بَارَكَ الله لِي وَلَكُمْ فِي اْلقُرْآنِ اْلعَظِيْمِ وَنَفَعَنِي وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِي هَذَا فَأسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ إِنَّهُ هُوَ الغَفُوْرُ الرَّحِيْمِ.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!