KAI Daop 2 Siapkan 60.717 Kursi Hadapi Libur Panjang Maulid Nabi 21 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 21 Agustus: Cerah, Suhu Capai 31 Derajat Celsius 21 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | Sifat Muslim Sejati 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 KAI Daop 2 Siapkan 60.717 Kursi Hadapi Libur Panjang Maulid Nabi 21 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 21 Agustus: Cerah, Suhu Capai 31 Derajat Celsius 21 Aug 2026 KHUTBAH JUMAT | Sifat Muslim Sejati 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Jumat 21 Agustus 2026 21 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026

KHUTBAH JUMAT | Menjaga Lisan dan Jari dari Ghibah di Era Digital

Desi Rossilawati
Jumat, 14 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Menjaga Lisan dan Jari dari Ghibah di Era Digital

Ilustrasi./visi.news/freepik

Perkembangan teknologi dan media digital telah mengubah cara manusia berkomunikasi. Informasi yang dahulu hanya beredar dalam percakapan terbatas kini dapat menjangkau ribuan, bahkan jutaan orang dalam waktu yang sangat singkat.

Jika dahulu ghibah dilakukan melalui percakapan dari mulut ke mulut, kini ghibah dapat muncul melalui status, unggahan, atau bahkan komentar di media sosial.

Lebih berbahaya lagi, jejak digital dapat disalin, disebarkan, dan disimpan dalam waktu yang sangat lama. Seseorang mungkin telah menghapus unggahannya, tetapi tangkapan layar dan salinannya bisa saja tetap beredar. Akibatnya, satu ketikan yang dilakukan dalam beberapa detik dapat melukai seseorang dan menimbulkan kerusakan yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh orang yang menjadi korban. Persatuan, persaudaraan, dan kerukunan masyarakat juga menjadi taruhannya. Oleh karena itu, hendaknya kita menjadikan gawai dan berbagai aplikasi di dalamnya sebagai sarana untuk menjalin silaturahmi, menyebarkan ilmu, dan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala.  

Mari kita jadikan setiap ketikan jari sebagai saksi kebaikan, bukan sebagai alat untuk merobek kehormatan saudara kita. Ingatlah sabda Rasulullah SAW:

وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ

Artinya, “Siapa saja yang menutupi aib seorang Muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat.” (HR Muslim).

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.