KHUTBAH JUMAT | Larangan Keras Menelantarkan Anak!
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah
Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan adalah dengan cara mengindahkan segala tanggung jawab dan amanah yang telah Allah swt berikan kepada kita semua, termasuk merawat anak dengan baik dan benar.
Sebab, keberadaan merupakan salah satu amanah besar yang harus kita indahkan, dan semua orang akan ditanya kelak perihal tanggung jawab dan kepemimpinannya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah saw bersabda:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ الْإِمَامُ رَاعٍ وَمَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالرَّجُلُ رَاعٍ فِي أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ فِي بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْئُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا
Artinya, “Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya. Imam adalah pemimpin yang akan diminta pertanggungjawaban atas rakyatnya. Seorang suami adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas keluarganya. Seorang isteri adalah pemimpin di dalam urusan rumah tangga suaminya, dan akan dimintai pertanggungjawaban atas urusan rumah tangga tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim).
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah
Hadits di atas menjadi sebuah bukti betapa pentingnya mengindahkan dan menunaikan semua amanah dan tanggung jawab yang telah Allah swt titipkan kepada semua manusia.
Sebab semuanya akan diminta pertanggungjawaban kelak di akhirat, termasuk dalam merawat anak. Orang tua akan ditanya perihal tanggung jawabnya kepada anak. Seorang kepala negara merupakan pemimpin dalam negaranya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!