Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

KHUTBAH JUMAT | Kewajiban Ikuti Sunah dan Mengagungkannya

ED
Jumat, 30 September 2022 | 06:23 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Kewajiban Ikuti Sunah dan Mengagungkannya

VISI.NEWS -

ﺇﻥ ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻧﺤﻤﺪﻩ ﻭﻧﺴﺘﻌﻴﻨﻪ ﻭﻧﺴﺘﻐﻔﺮﻩ، ﻭﻧﻌﻮﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻣﻦ ﺷﺮﻭﺭ ﺃﻧﻔﺴﻨﺎ ﻭﺳﻴﺌﺎﺕ ﺃﻋﻤﺎﻟﻨﺎ، ﻣﻦ ﻳﻬﺪﻩ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻼ ﻣﻀﻞ ﻟﻪ، ﻭﻣﻦ ﻳﻀﻠﻞ ﻓﻼ ﻫﺎﺩﻱ ﻟﻪ، ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻻ ﺇﻟﻪ ﺇﻻ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺣﺪﻩ ﻻ ﺷﺮﻳﻚ ﻟﻪ، ﻭﺃﺷﻬﺪ ﺃﻥ ﻣﺤﻤﺪًﺍ ﻋﺒﺪﻩ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ. ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ : ﻓﺎﺗﻘﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺒﺎﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻋﻠﻤﻮﺍ ﺃﻥَّ ﺃﺻﺪﻕ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ ﻛﻼﻡ ﺍﻟﻠﻪ، ﻭﺧﻴﺮ ﺍﻟﻬﺪﻱ ﻫﺪﻱ ﻣﺤﻤﺪٍ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﻭﺷﺮ ﺍﻷﻣﻮﺭ ﻣﺤﺪﺛﺎﺗﻬﺎ، ﻭﻛﻞ ﻣﺤﺪﺛﺔٍ ﺑﺪﻋﺔ ﻭﻛﻞ ﺑﺪﻋﺔٍ ﺿﻼﻟﺔ، ﻭﻛﻞ ﺿﻼﻟﺔٍ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ .

Ibadallah,

Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla mengutus Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan petunjuk dan agama yang benar. Dan Allah akan mengunggulkan agama ini dibanding selainnya. Kemudian Allah turunkan wahyu-Nya dan kitab-Nya agar Rasulullah menyampaikan kepada semua manusia tentang apa yang diturunkan kepada beliau dari Rabnya. Allah Azza wa Jalla berfirman,

ﻭَﺃَﻧﺰَﻟْﻨَﺎ ﺇِﻟَﻴْﻚَ ﺍﻟﺬِّﻛْﺮَ ﻟِﺘُﺒَﻴِّﻦَ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ ﻣَﺎ ﻧُﺰِّﻝَ ﺇِﻟَﻴْﻬِﻢْ ﻭَﻟَﻌَﻠَّﻬُﻢْ ﻳَﺘَﻔَﻜَّﺮُﻭﻥَ

“Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan.” (Quran An-Nahl: 44)

Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan agar manusia menaati Rasul-Nya tersebut. Sebagaimana firman-Nya,

ﻭَﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝَ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗُﺮْﺣَﻤُﻮﻥَ

“Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat.” (Quran Ali Imran: 132)

Kita semua diperintahkan agar menjadikan Al Quran dan sunah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai rujukan. Demikian juga saat terjadi perselisihan. Allah Ta’ala berfirman,

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝَ ﻭَﺃُﻭْﻟِﻲ ﺍﻷَﻣْﺮِ ﻣِﻨْﻜُﻢْ ﻓَﺈِﻥْ ﺗَﻨَﺎﺯَﻋْﺘُﻢْ ﻓِﻲ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓَﺮُﺩُّﻭﻩُ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝِ ﺇِﻥْ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﺗُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﺍﻵﺧِﺮِ ﺫَﻟِﻚَ ﺧَﻴْﺮٌ ﻭَﺃَﺣْﺴَﻦُ ﺗَﺄْﻭِﻳﻠًﺎ

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.” (Quran An-Nisa: 59).

Sunah atau hadis Nabi adalah pendamping Al Quran dalam hujjah dan amal. Ia juga berfungsi memperjelas keterangan-keterangan yang ada dalam Al Quran. Ia juga memberi rincian hukum-hukum global yang disebutkan dalam Al Quran. Sebagaimana firman Allah Ta’ala,

ﻭَﻛُﻞَّ ﺷَﻲْﺀٍ ﻓَﺼَّﻠْﻨَﺎﻩُ ﺗَﻔْﺼِﻴﻠًﺎ

“Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas.” (Quran Al-Isra: 12)

Melalui sunah atau hadislah kita mengetahui bagaimana praktik salat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kita juga mengetahui nisab zakat dan ketentuannya. Dan juga pada hukum-hukum lainnya. Demikian juga rincian tentang perintah dan larangan. Siapa yang mengikuti sunah dan mengamalkannya, maka dia telah mengamalkan Al Quran. Sama halnya, siapa yang menaati Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berarti dia telah menaati Allah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

ﻣَﻦْ ﻳُﻄِﻊِ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝَ ﻓَﻘَﺪْ ﺃَﻃَﺎﻉَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﻮَﻟَّﻰ ﻓَﻤَﺎ ﺃَﺭْﺳَﻠْﻨَﺎﻙَ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺣَﻔِﻴﻈًﺎ

“Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (Quran 4:80)

Dalam sahih al-Bukhari dan Muslim dari hadis Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻣَﻦْ ﺃَﻃَﺎﻋَﻨِﻲ ﻓَﻘَﺪْ ﺃَﻃَﺎﻉَ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻣَﻦْ ﻋَﺼَﺎﻧِﻲ ﻓَﻘَﺪْ ﻋَﺼَﻰ ﺍﻟﻠَّﻪَ

“Barang siapa yang taat kepadaku berarti dia telah taat kepada Allah dan barang siapa yang bermaksiat kepadaku berarti dia telah bermaksiat kepada Allah.”

Ibadallah,

Sesungguhnya di antara musibah yang menimpa sebagian orang adalah mereka meremehkan kedudukan sunnah atau hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mereka lebih mengedepankan ucapan manusia selain Nabi, dibanding ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan ada yang lebih jahat dari itu, mereka mengejek dan merendahkan hadis Nabi.

Tentu ini ketergelinciran yang sangat parah. Ini adalah bentuk kejahatan yang besar. Dosa yang tidak bisa dianggap remah. Allah Ta’ala berfirman,

ﻗُﻞْ ﺃَﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﺗَﺴْﺘَﻬْﺰِﺋُﻮﻥَ ۝ ﻻ ﺗَﻌْﺘَﺬِﺭُﻭﺍ ﻗَﺪْ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢْ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﻳﻤَﺎﻧِﻜُﻢْ

“Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok? Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman.” (Quran At-Taubah: 65-66).

Allah Ta’ala melarang kita mendahului-Nya. Apalagi sampai menentang perintah-Nya. Sebagaimana firman-Nya,

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﻻ ﺗُﻘَﺪِّﻣُﻮﺍ ﺑَﻴْﻦَ ﻳَﺪَﻱِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻭَﺍﺗَّﻘُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah.” (Quran Al-Hujurat: 1)

Karena Allah telah mengutus seorang Rasulu yang telah membawa penjelasan dan petunjuk kepada kebenaran. Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻣَﺎ ﺃَﻧﺰَﻟْﻨَﺎ ﻋَﻠَﻴْﻚَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﺇِﻟَّﺎ ﻟِﺘُﺒَﻴِّﻦَ ﻟَﻬُﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺍﺧْﺘَﻠَﻔُﻮﺍ ﻓِﻴﻪِ ﻭَﻫُﺪًﻯ ﻭَﺭَﺣْﻤَﺔً ﻟِﻘَﻮْﻡٍ ﻳُﺆْﻣِﻨُﻮﻥَ

“Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (Quran An-Nahl: 64).

Ibadallah,

Banyak sekali dalil yang menegaskan bahwasanya hidayah dan istikamah, rahmat, cahaya, keberhasilan, dan keselamatan hanyalah diperoleh dengan mengikuti sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berpegang teguh dengannya. Mengagungkannya. Dan mengimaninya dengan penuh keyakinan. Dan seburuk-buruk keadaan adalah menyelisihi petunjuknya. Allah Azza wa Jalla berfirman,

ﻗُﻞْ ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﺇِﻧِّﻲ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺇِﻟَﻴْﻜُﻢْ ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻟَﻪُ ﻣُﻠْﻚُ ﺍﻟﺴَّﻤَﻮَﺍﺕِ ﻭَﺍﻷَﺭْﺽِ ﻻ ﺇِﻟَﻪَ ﺇِﻟَّﺎ ﻫُﻮَ ﻳُﺤْﻴِﻲ ﻭَﻳُﻤِﻴﺖُ ﻓَﺂﻣِﻨُﻮﺍ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺍﻷُﻣِّﻲِّ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳُﺆْﻣِﻦُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻛَﻠِﻤَﺎﺗِﻪِ ﻭَﺍﺗَّﺒِﻌُﻮﻩُ ﻟَﻌَﻠَّﻜُﻢْ ﺗَﻬْﺘَﺪُﻭﻥَ

Katakanlah: “Hai manusia sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Yang menghidupkan dan mematikan, maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk”. (Quran Al-A’raf: 158).

Oleh karena iut, Allah Subhanahu wa Ta’ala mengingatkan kita agar tidak menyelisihi sunnah nabawiyah. Baik yang datang dari sunnah tersebut berupa perintah atau larangan. Sebagaimana firman-Nya,

ﻓَﻠﻴَﺤﺬَﺭِ ﺍﻟَّﺬﻳﻦَ ﻳُﺨﺎﻟِﻔﻮﻥَ ﻋَﻦ ﺃَﻣﺮِﻩِ ﺃَﻥ ﺗُﺼﻴﺒَﻬُﻢ ﻓِﺘﻨَﺔٌ ﺃَﻭ ﻳُﺼﻴﺒَﻬُﻢ ﻋَﺬﺍﺏٌ ﺃَﻟﻴﻢٌ

“Hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah Rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa azab yang pedih.” (Quran An-Nur: 63).

Imam Ahmad rahimahullah mengatakan, “Tahukah kamu apa itu fitnah? Fitnah adalah kesyirikan. Ketika seseorang menolak firman Allah, muncullah di hatinya penyimpangan. Lalu gara-gara itu dia binasa.”

Ibadallah,

Al Quran dan sunah adalah dua fondasi agama yang saling berkesatuan. Wajib bagi setiap muslim untuk berpegang teguh dengan apa yang diperintahkan oleh Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga menjauhi segala yang beliau larang. Allah Ta’ala berfirman,

ﻭَﻣَﺎ ﺁﺗَﺎﻛُﻢُ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝُ ﻓَﺨُﺬُﻭﻩُ ﻭَﻣَﺎ ﻧَﻬَﺎﻛُﻢْ ﻋَﻨْﻪُ ﻓَﺎﻧْﺘَﻬُﻮﺍ

“Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah.” (Quran Al-Hasyr: 7).

Dari Miqdam bin Ma’di Karib radhiallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﺃَﻟَﺎ ﺇِﻧِّﻲ ﺃُﻭﺗِﻴﺖُ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻭَﻣِﺜْﻠَﻪُ ﻣَﻌَﻪُ، ﺃَﻟَﺎ ﺇِﻧِّﻲ ﺃُﻭﺗِﻴﺖُ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥَ ﻭَﻣِﺜْﻠَﻪُ ﻣَﻌَﻪُ، ﺃَﻟَﺎ ﻳُﻮﺷِﻚُ ﺭَﺟُﻞٌ ﻳَﻨْﺜَﻨِﻲ ﺷَﺒْﻌَﺎﻧًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺭِﻳﻜَﺘِﻪِ ﻳَﻘُﻮﻝُ : ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺑِﺎﻟْﻘُﺮْﺁﻥِ، ﻓَﻤَﺎ ﻭَﺟَﺪْﺗُﻢْ ﻓِﻴﻪِ ﻣِﻦْ ﺣَﻠَﺎﻝٍ ﻓَﺄَﺣِﻠُّﻮﻩُ، ﻭَﻣَﺎ ﻭَﺟَﺪْﺗُﻢْ ﻓِﻴﻪِ ﻣِﻦْ ﺣَﺮَﺍﻡٍ ﻓَﺤَﺮِّﻣُﻮﻩُ

“Ketauhilah! Sesungguhnya aku diberikan al-Kitab dan bersamanya yang semisal dengannya. “Ketauhilah! Sesungguhnya aku diberikan Al Quran dan bersamanya yang semisal dengannya. Ketauhilah! Hampir tiba waktunya ada seseorang yang bersandar kenyang di sofanya. Ia berkata, ‘Cukup Al Quran saja untuk kalian. Apa yang ada dalam Al Quran dari yang dihalalkan, halalkanlah. Dan apa yang kalian dapati diharamkan oleh Al Quran, maka haramkanlah’.” (HR. Ahmad 17174).

Dari Abu Rafi’ radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻻَ ﺃُﻟْﻔِﻴَﻦَّ ﺃَﺣَﺪَﻛُﻢْ ﻣُﺘَّﻜِﺌًﺎ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﺭِﻳﻜَﺘِﻪِ ﻳَﺄْﺗِﻴﻪِ ﺃَﻣْﺮٌ ﻣِﻤَّﺎ ﺃَﻣَﺮْﺕُ ﺑِﻪِ ﺃَﻭْ ﻧَﻬَﻴْﺖُ ﻋَﻨْﻪُ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ ﻻَ ﺃَﺩْﺭِﻯ ﻣَﺎ ﻭَﺟَﺪْﻧَﺎ ﻓِﻰ ﻛِﺘَﺎﺏِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﺗَّﺒَﻌْﻨَﺎﻩُ

“Aku tidak mendapati salah seorang dari kalian bersandar di atas kasur mewahnya, datang kepadanya sebuah perintah, yang aku perintahkan atau aku telah melarangnya, ia berkata: ‘Aku tidak tahu, apa yang kami dapatkan di dalam Al Quran, itu yang kami ikuti’.” (HR Tirmidzi).

Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk mengikuti Al Quran dan sunah yang sahih tanpa harus membeda-bedakan antara keduanya.

ﻋِﺒَﺎﺩَ ﺍﻟﻠَّﻪِ : ﺃَﻗُﻮﻝُ ﻣَﺎ ﺗَﺴْﻤَﻌُﻮﻥَ، ﻭَﺃَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢَ ﺍﻟْﺠَﻠِﻴﻞ ﻓَﺎﺳْﺘَﻐﻔِﺮُﻭﻩ ﺇﻧَّﻪ ﻫُﻮَ ﺍﻟْﻐَﻔُﻮﺭُ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢُ .

@fen: sumber: khotbahjumat.com

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.