KHUTBAH JUMAT | Kecerdasan di Era Digital

ED
Jumat, 26 Agustus 2022 | 06:18 WIB
Bagikan
KHUTBAH JUMAT | Kecerdasan di Era Digital

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh At Tirmidzi, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Orang yang cerdas ialah orang yang mampu mengintrospeksi dirinya dan suka beramal untuk kehidupannya setelah mati. Sedangkan orang yang lemah ialah orang yang selalu mengikuti hawa nafsunya dan berharap kepada Allah swt. dengan harapan kosong”.

Ayat maupun hadis seperti di atas, mudah kita hafal, bahkan—”ini berita baiknya”, mahasiswa-mahasiswa kita sudah pandai dan mudah meng-quotes ayat dan hadis ke dalam makalah atau skripsi-skripsi mereka.

Namun problem yang masih krusial dan fundamental ialah bagaimana memahami dan untuk apa memahami ayat dan hadis itu?

Saya menemukan, umumnya-anak-anak kita terutama pada jurusan-jurusan non ushul al diin, baru sampai pada “menempel-nempel” ayat-hadis pada lembaran karya tulisnya.

Kita tidak bisa menyalahkan mahasiswa atau siapa pun, ini adalah kemampuan dan capaian sementara kita dalam menjalankan tugas kita di kampus ini, dan dengan kemauan untuk berpikir dan bertindak cerdas-lah yang kemudian akan meningkatkan capaiannya.

Dunia digital ini menuntut kita untuk beradaptasi dan bertransformasi secara cerdas. Adaptasi ini merupakan suatu proses yang dinamis terus-menerus yang mencakup respon mental dan tingkah laku dalam mengatasi kebutuhan-kebutuhan.

Berdasarkan kekuatan iman (spiritual), kematangan sosial, kematangan intelektual, dan kematangan emosional. Allah ta ,alla menyebutkannya sebagai berikut :

وَالْعَصْرِ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْر

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.