KHUTBAH JUMAT | Ibadah Haji
Artinya: “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah,” Ayat kedua disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 196:
وَاَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلّٰهِۗ
Artinya: “Sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah”
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,
Dua ayat ini sudah cukup untuk mengingatkan kita, khususnya kepada saudara-saudara kita yang akan pergi haji pada tahun ini untuk berhaji karena Allah. bukan berhaji karena niat-niat lain seperti diniati liburan atau jalan-jalan, diniati pamer harta, diniati ingin dipanggil ‘Pak Haji dan Bu Hajjah’ atau niatan-niatan lain yang bisa menghilangkan makna dan tujuan dari berhaji.
Niat ini penting ditanamkan karena menjadi bagian tak terpisahkan dari muamalah-muamalah kita khususnya muamalah ibadah. Sebuah hadits Rasululullah saw yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi menyebutkan:
نِيةُ المُؤْمِنِ خَيْرٌ مِنْ عَمَلِهِ
Artinya: “Niat seorang mukmin lebih utama dari pada amalnya.” Dari hadits ini ditegaskan bahwa niat menjadi kunci dalam melaksanakan sebuah aktivitas yang dalam konteks ini adalah ibadah haji.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!