Khofifah Ajak APTRI Manfaatkan Transformasi Digital dan Perkuat Sinergitas

ED
Minggu, 20 Maret 2022 | 04:33 WIB
Bagikan
Khofifah Ajak APTRI Manfaatkan Transformasi Digital dan Perkuat Sinergitas

VISI.NEWS | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri pengukuhan Dewan Pembina dan Pengurus Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) masa bakti 2022-2027. Acara berlangsung di Hotel Best Western Papilio, Surabaya, Sabtu (19/3/2022).

Kepada para pengurus, Khofifah berpesan untuk memanfaatkan transformasi digital dalam proses produksi tanam, panen sampai penggilingan tebu. Dengan adanya sistem digital, para petani dapat meningkatkan kualitas bibit tebu untuk ditanam, musim panen, hingga ke pabrik gula saat antrean penggilingan agar lebih produktif dan efisien.

“Jadi digitilasi sistem ini memuat data apa saja yang bisa memberikan informasi terkait produksi tebu. Kalau ini terkoneksi antara satu petani tebu dengan yang lain, maka akan memudahkan pemetaan dan pengaturan. Mulai cari bibit yang baik, kapan saat panen agar antrean saat penggilingan tidak terlalu lama, serta kadar rendemen gula yang transparan,” katanya.

Selain memanfaatkan teknologi digital, Khofifah juga meminta APTRI melakukan koordinasi dan sinergi dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) serta dengan pabrik gula. Hal ini untuk menjalin kemitraan saling menguntungkan dan menguatkan. Utamanya dalam penyediaan bahan baku tebu untuk pabrik gula.

“Jadi pabrik gula juga sebagai industri pengolah hasil perkebunan. Komunikasi dan koordinasi baik dengan pabrik gula maupun PTPN harus terjalin dengan baik. Sehingga segala masalah yang ada bisa dicarikan solusi dan komunikasi terbaik,” ujarnya.

Tidak kalah pentingnya, para petani tebu harus melakukan koordinasi dengan beberapa instansi yang memiliki pusat penelitian. Tujuannya untuk menghasilkan bibit tebu yang berkualitas, terutama kadar rendemen. Rendemen tebu adalah kadar kandungan gula di dalam batang tebu yang dinyatakan dengan persen.

“Jadi bila bibitnya baik, berkualitas baik, bongkar ratunnya terukur, maka tingkat rendemennya juga akan baik. Jadi ini harus dikoordinasikan dengan instansi terkait terutama soal bibit tebu,” terangnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.