Keutamaan Muharram: Bulan Mulia, Saat Tepat Memperbanyak Ibadah

Desi Rossilawati
Sabtu, 28 Juni 2025 | 23:00 WIB
Bagikan
Keutamaan Muharram: Bulan Mulia, Saat Tepat Memperbanyak Ibadah
Arab latin: Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal. Hâdzâ 'âmun jadîdun qad aqbal. As'alukal 'ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ'ih, wal 'auna 'alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû'I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm. Artinya: Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan. 4. Qiyamul Lail di malam Muharram, dengan memperbanyak shalat sunnah, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an. 5. Amalan setelah Subuh, membaca basmalah dan ayat kursi masing-masing 360 kali untuk kelapangan rezeki dan perlindungan. 6. Puasa di hari pertama Muharram, karena puasa terbaik setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram. "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam." (HR. Muslim) 7. Puasa Tasu’a (9 Muharram), meneladani anjuran Rasulullah untuk berbeda dengan Yahudi dan Nasrani. "Tahun depan, insya Allah, kita akan berpuasa pada hari kesembilan." (HR. Muslim) 8. Puasa Asyura (10 Muharram), dengan keutamaan menghapus dosa setahun yang lalu. "Barangsiapa berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram), maka Allah SWT akan memberinya pahala seperti 10.000 malaikat. Barang siapa berpuasa pada hari Asyura, maka ia mendapatkan pahala seperti 10.000 orang yang berhaji dan berumrah, serta pahala seperti 10.000 orang yang mati syahid. Barangsiapa mengusap kepala anak yatim pada hari itu, maka Allah SWT akan mengangkat derajatnya satu tingkat untuk setiap helai rambut yang disentuhnya. Barang siapa memberi makan orang mukmin yang berbuka puasa pada hari Asyura, maka seolah-olah ia telah memberi makan seluruh umat Rasulullah SAW yang sedang berbuka dan mengenyangkan mereka." (HR. Ibnu Abbas) 9. Amalan kebaikan di hari Asyura, seperti memuliakan anak yatim, bersedekah, hingga membaca surat Al-Ikhlas 1000 kali.

حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ. سُبْحَانَ اللهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ لَا مَلْجَأَ وَلَا مَنْجَأَ مِنَ اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِي الْعَظِيمِ وَهُوَحَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلِ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرِ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.