Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaan Puasa Arafah 2025

Desi Rossilawati
Minggu, 11 Mei 2025 | 11:30 WIB
Bagikan
Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaan Puasa Arafah 2025

Lalu Umar mengulang ucapan tersebut sehingga kemarahan Rasul mereda, kemudian Umar berkata, "Wahai Rasulullah! Bagaimana dengan orang yang berpuasa sepanjang tahun?" Rasul menjawab, "Dia tidak berpuasa dan tidak juga berbuka." Umar bertanya lagi, "Bagaimana orang yang berpuasa dua hari dan berbuka satu hari?" Rasul balik bertanya, "Adakah orang yang sanggup?' Umar bertanya lagi, "Bagaimana dengan orang yang berpuasa satu hari dan berbuka satu hari?" Beliau menjawab, "Itu adalah puasa Daud AS." Umar bertanya, "Bagaimana dengan orang yang berpuasa sehari dan berbuka dua hari?" Beliau menjawab, "Aku senang jika diberi kekuatan untuk itu." Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Puasa tiga hari setiap bulan, puasa dari Ramadan ke Ramadan sama dengan puasa setahun penuh. Sedangkan puasa pada hari Arafah, aku memohon pada Allah agar puasa itu bisa menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya. Adapun puasa pada hari Asyura aku mohonkan kepada Allah agar puasa tersebut bisa menghapus dosa setahun sebelumnya." (HR Muslim) Jadwal Puasa Arafah 2025: Kamis, 5 Juni 2025

Puasa Arafah dikerjakan pada hari Arafah yang bertepatan dengan 9 Zulhijah. Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 terbitan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI, 9 Zulhijah 1446 H jatuh pada Kamis, 5 Juni 2025. Dengan demikian, umat Islam bisa puasa Arafah pada tanggal tersebut. Meski sudah tertulis di kalender Islam, penetapan resmi hari Arafah 2025 masih menunggu keputusan hasil sidang isbat pemerintah Indonesia dan bagi jemaah haji bisa menunggu keputusan Kerajaan Arab Saudi. Puasa Arafah Disunnahkan bagi yang Tidak Berhaji

Pada hari Arafah, jemaah haji sedang melakukan wukuf. Ini adalah puncak ibadah haji. Wukuf berlangsung sejak 9 Zulhijah siang hingga terbit fajar pada 10 Zulhijah (Idul Adha). Dalam pelaksanaannya, wukuf di Arafah berlangsung sejak selesai Dzuhur hingga tiba waktu Maghrib. Akan tetapi jika ada jemaah yang telat datang sampai Arafah hingga malam hari, selama itu belum terbit fajar jelang Hari Raya Idul Adha maka dianggap terhitung mendapatkan wukuf dan sah. Puasa Arafah dianjurkan bagi umat Islam yang tidak menunaikan haji. Dijelaskan dalam buku Puasa Bukan Hanya saat Ramadhan karya Ahmad Sarwat, jemaah haji yang sedang wukuf di Arafah tidak disyariatkan berpuasa. Para ulama menghukumi makruh puasa Arafah bagi orang yang melaksanakan haji, sebagian ulama lain menyatakannya haram. Niat Puasa Arafah

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.