Keutamaan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Amalan yang Disyariatkan
Alexander Zulkarnaen dalam buku Apakah Amalan Kita Diterima Allah SWT? menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama Dzulhijjah menjadi utama sebab di dalamnya terdapat hari Arafah yang menjadi hari dibebaskan api neraka bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam ibadah. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW yang berbunyi,
مَا مِنْ يَوْمِ أكثر من أَنْ يُعْتِقَ اللهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِن يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْعُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلائِكَةِ فَيَقُولُ : مَا أَرَادَ هؤلاء
Artinya: "Tidak ada suatu hari dimana Allah banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka selain hari Arafah. Pada hari itu Allah mendekati hamba-Nya dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat." (HR Muslim) 4. Hari Berkumpulnya Amal Saleh
Masih merujuk sumber sebelumnya, menurut para ahli tafsir, 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah adalah waktu berkumpulnya semua amal-amal saleh, yaitu salat, zikir, puasa, menyembelih kurban, infak, dan sebagainya. 5. Pahalanya Lebih dari Jihad
Sebagaimana disebutkan sebelumnya, keutamaan pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah yakni, tiap amal saleh pada hari-hari tersebut adalah lebih utama dibandingkan jihad. Hal ini dijelaskan dalam riwayat hadits yang dinukil dari Kitab Shahih Bukhari. Dari Ibnu Abbas RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "'Tidak ada hari-hari, di mana amal sholeh (yang dilakukan) pada hari ini lebih Allah cintai.' Yaitu sepuluh hari. Para sahabat pun bertanya, 'Rasulullah, walaupun jihad di jalan Allah?' Rasul menjawab, 'Bahkan jihad di jalan Allah sekalipun, kecuali seorang laki-laki yang keluar (berperang) dengan sepenuh jiwanya dan hartanya dan tidak (mengharapkan) ada imbalan dari semua itu'." (HR Abu Dawud) Adapun amalan lain yang dapat dilakukan pada 10 hari pertama selain memperbanyak tasbih, tahmid, tahlil dan takbir adalah amalan puasa. Puasa sunnah Dzulhijjah dilakukan mulai tanggal 1-9 Dzulhijjah.
Amalan Sunah pada 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah
1. Menunaikan Haji dan Umrah
Amalan pertama, yakni ibadah haji dan umrah. Ibadah haji yang hanya dikerjakan pada bulan Dzulhijjah juga termasuk rukun ke-5. Ganjaran bagi mereka yang mendapat haji mabrur adalah surga. Sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Dari umrah ke umrah lainnya adalah penghapus dosa antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasan untuknya kecuali surga." (HR Bukhari) 2. Perbanyak Puasa Sunnah
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!