Ketum GNPK-RI: Puasa Diharapkan Bisa Tingkatkan Integritas dalam Mencegah Korupsi

ED
Jumat, 8 April 2022 | 21:19 WIB
Bagikan
Ketum GNPK-RI: Puasa Diharapkan Bisa Tingkatkan Integritas dalam Mencegah Korupsi

VISI.NEWS | JATENG -- Puasa dinilai bisa menjadi sarana bagi setiap Muslim untuk membentengi diri dari perbuatan keji dan munkar. Hal itu terjadi kalau puasa yang dijalani dilakukan secara benar, tidak hanya formalitas.

“Bagaimana agar nilai ibadah puasa itu mampu mengubah atau mempengaruhi perilaku kita dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Ketua Umum (Ketum) Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) H.M. Basri Budi Utomo dalam keterangan pers yang diterima VISI.NEWS, Jumat (8/4/2022).

Pasalnya, kata Basri, semangat puasa mengajarkan kepada siapa pun untuk bisa menahan diri dari perbuatan keji yakni berprilaku koruptif.

"Ironis bukan, apabila kita menjalankan ibadah puasa (bagi umat muslim.red) namun korupsi tetap terjadi dan perilaku korupsi terus berjalan, meski menjalankan puasa," ungkapnya.

Basri menyebut, realitas yang terjadi di masyarakat tingkat kejahatan tidak berkurang selama Ramad dian. Hal itu, kata dia, menandakan ada sebuah paradoks dalam masyarakat yang harus diluruskan.

"Sangat miris melihat fenomena masyarakat Indonesia yang mayoritas penganut Islam malah mendapat label sebagai negara dengan tingkat korupsi tinggi." ungkap Basri.

Kondisi itu, katanya, terjadi lantaran ajaran agama tidak diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. "Akibatnya, masyarakat terjebak ke dalam ritual dan formalitas, yang cenderung mengabaikan esensi beribadah dengan benar," ungkap Basri.

Lanjut Basri, ada sebuah jurang pemisah antara pemahaman agama dengan praktik di lapangan. Masyarakat mungkin tahu mana yang benar dan salah untuk dilaksanakan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.