Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Kesiapsiagaan BPBD Makassar: Personel Dites Tugas Awasi Wilayah Rawan Banjir

Desi Rossilawati
Jumat, 6 Desember 2024 | 17:00 WIB
Bagikan
Kesiapsiagaan BPBD Makassar: Personel Dites Tugas Awasi Wilayah Rawan Banjir

VISI.NEWS | MAKASAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan pemantauan yang intensif terhadap perkembangan cuaca, terutama di daerah-daerah yang berisiko terkena banjir. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan dan respons yang cepat jika terjadi situasi darurat. Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengungkapkan bahwa semua personel di lapangan telah diberi tugas untuk melaporkan kondisi terkini secara aktif.

Achmad Hendra menegaskan bahwa sejak malam sebelumnya, ia telah memberikan perintah kepada seluruh anggota di lapangan, terutama di titik-titik rawan, untuk melakukan pengawasan terhadap daerah-daerah yang berpotensi banjir. Dalam pernyataannya kepada Tribun Timur, ia menambahkan bahwa perhatian khusus perlu diberikan kepada sejumlah kawasan, seperti Kodam 3 dan Paccerakkang di Kecamatan Biringkanaya, serta blok 8 dan 10 di Antang, Kecamatan Manggala.

Hingga pukul 15.20 WITA, belum terdapat tanda-tanda yang signifikan yang menunjukkan adanya ancaman bencana. Meskipun demikian, Achmad Hendra mengingatkan bahwa kewaspadaan harus tetap dijaga, terutama karena hujan juga turun di daerah tetangga seperti Maros dan Gowa. Situasi ini berpotensi mengakibatkan aliran air yang dapat berdampak pada kawasan Makassar.

Sikap proaktif dalam mengantisipasi kemungkinan bencana ini sangat penting, mengingat posisi topografi Makassar yang relatif rendah.

"Air biasanya akan mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yang lebih rendah," ujarnya. Oleh karena itu, perhatian terhadap potensi aliran air dari daerah sekitar perlu diutamakan untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Saat ini, intensitas hujan yang terjadi di kawasan tersebut berada dalam kategori ringan hingga sedang, sedangkan status bencana telah ditetapkan dalam level siaga darurat. BPBD Kota Makassar akan terus memantau dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi setiap kemungkinan perubahan cuaca yang dapat memicu bencana banjir. @berlin

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.