Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Kerugian KAI Hampir Rp 1 Triliun, Imbas Investasi di Whoosh

Desi Rossilawati
Sabtu, 16 Agustus 2025 | 21:00 WIB
Bagikan
Kerugian KAI Hampir Rp 1 Triliun, Imbas Investasi di Whoosh
VISI.NEWS | JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali menanggung kerugian dari proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh). Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi hingga Juni 2025, KAI mencatat rugi bersih Rp 951,48 miliar yang berasal dari kepemilikannya di PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium pengelola Whoosh. Dengan porsi saham 58,53 persen, kontribusi kerugian KAI dari PSBI menjadi yang terbesar. Jika dihitung setahun penuh, nilainya diperkirakan mencapai Rp 1,9 triliun. Angka ini memang lebih rendah dibandingkan rugi sepanjang 2024 yang tembus Rp 2,69 triliun, namun tetap menambah beban finansial perseroan. “Kerugian terutama berasal dari hasil investasi pada entitas ventura bersama PSBI,” tulis manajemen KAI dalam laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (16/8/2025). Selain KAI, PSBI juga dimiliki oleh sejumlah BUMN lain seperti PT Wijaya Karya (WIKA) dan PT Jasa Marga (JSMR). Konsorsium tersebut dibentuk untuk membiayai dan mengelola proyek Whoosh dengan nilai investasi total mencapai US$ 7,2 miliar atau Rp 116,54 triliun, termasuk tambahan biaya (cost overrun) sebesar US$ 1,2 miliar. Sejak mulai beroperasi pada Oktober 2023, proyek kereta cepat ini belum mampu menghasilkan pendapatan yang cukup untuk menutup tingginya biaya investasi dan operasional. Kondisi ini membuat restrukturisasi pendanaan Whoosh masuk dalam prioritas Badan Pengelola Investasi Danantara. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.