Kepuasan Masyarakat Kabupaten Bandung Meningkat, SKM 2025 Capai 89,01 Persen
“Pelayanan kami di Bapperida adalah bagaimana menyerap, memfasilitasi, dan mendorong usulan masyarakat agar masuk dalam dokumen perencanaan dan perumusan kebijakan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah,†jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa SKM juga merupakan bagian dari indikator kinerja dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Pengelolaan survei ini melibatkan perangkat daerah seperti Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) serta Sekretariat Daerah (Setda), dengan metodologi yang telah distandarisasi oleh Kementerian PAN-RB.
Terkait berbagai opini di media sosial, Anjar menilai hal tersebut sebagai bagian dari masukan yang tetap menjadi perhatian pemerintah daerah.
Namun, ia menekankan bahwa tidak semua komentar di media sosial merepresentasikan keseluruhan masyarakat Kabupaten Bandung.
“Media sosial menjadi salah satu referensi, tapi belum tentu mencerminkan seluruh lapisan masyarakat. Kritik dan saran tetap kami jadikan bahan evaluasi dalam merumuskan kebijakan pembangunan,†ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, terutama dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah daerah.
Meski demikian, pihaknya berkomitmen sesuai amanat Bupati Bandung untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga tingkat kepuasan masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!