Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Kemensos Fokus Berdayakan Keluarga Siswa Sekolah Rakyat untuk Atasi Kemiskinan

Desi Rossilawati
Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:30 WIB
Bagikan
Kemensos Fokus Berdayakan Keluarga Siswa Sekolah Rakyat untuk Atasi Kemiskinan
VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menegaskan komitmennya dalam pengentasan kemiskinan melalui pendekatan berbasis keluarga, khususnya lewat program Sekolah Rakyat. Program ini tidak hanya menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga disertai upaya pemberdayaan terhadap keluarga mereka. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menjelaskan, pendekatan ini diyakini efektif karena data penerima sudah tervalidasi secara langsung. “Itu sudah by name by address dan kita sudah ground-check, kita sudah punya daftarnya, mau ke sana kapan saja ada, dan sudah pasti rata-rata keluarganya buruh, pasti tepat sasaran,” ujarnya, Sabtu (14/6/2025). Agus menekankan bahwa pemberdayaan keluarga siswa Sekolah Rakyat bisa menjadi langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan, sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto. Presiden menginginkan agar negara tidak hanya menyekolahkan anak-anak miskin, tetapi juga membina keluarga mereka dan memperbaiki tempat tinggalnya. Namun, Agus menggarisbawahi bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk mewujudkan program ini secara efektif. “Tidak mungkin kemudian Kemensos bisa menjalankan itu sendiri. Maka dari itu, yang kita butuhkan adalah kolaborasi,” tegasnya. Usulan itu disambut positif oleh Staf Ahli Kemenko Pemberdayaan Masyarakat (PM), Sugeng Bahagijo, yang menyatakan bahwa Sekolah Rakyat dapat menjadi pintu masuk utama dalam program penghapusan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem. Ia juga menegaskan bahwa Kemenko PM siap mengkoordinasikan kebijakan dan pelaksanaannya berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025. “Ke depannya jika hal ini bisa terealisasi, maka dampaknya akan multi-client, karena anak bisa mendapat pendidikan di sekolah rakyat, sedangkan keluarganya bisa diberdayakan,” ujar Sugeng. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.