Kemenaker Soroti Tata Kelola Job Fair Pemkab Bekasi yang Berujung Ricuh
“Terus kemudian yang kedua itu adalah ketika kita memastikan bahwa lowongan pekerjaan itu adalah lowongan pekerjaan yang memang betul-betul, bukan mohon maaf ya, istilahnya abal-abal,” paparnya.
Kemenaker beberapa kali menggelar job fair nasional dengan angka pengunjung hingga puluhan ribu orang.
Anwar menyebut, ketika acara berlangsung, pihaknya kerap mengundang Dinas Ketenagakerjaan untuk hadir dan menyaksikan proses pelaksana bursa kerja.
Paling tidak, Dinas Ketenagakerjaan bisa mengetahui pelaksanaan job fair yang tepat baik dari sisi manajemen, pendataan, sampai pemantauan.
“Nah, beberapa kali di Kemnaker itu sudah melakukan job fair nasional, kita undang kepala-kepala dinas itu untuk hadir. Paling tidak dia akan mengetahui bagaimana sih sebetulnya pelaksanaan job fair yang tepat itu, kemudian baik dari sisi manajemen pendataan sampai kepada kita pemantauan,” ucap dia. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!