Kematian “El Mencho” Picu Gelombang Balas Dendam CJNG, Meksiko Dilanda Kekerasan di 20 Negara Bagian
Ia juga menyampaikan bahwa penghalang jalan telah disingkirkan pada Senin pagi, meski dampak kerusakan masih terlihat di berbagai kota.
Meski pemerintah menyatakan situasi terkendali, gambaran di lapangan menunjukkan ketegangan tinggi. Di kota wisata Puerto Vallarta, rekaman video yang beredar memperlihatkan helikopter militer terbang rendah di atas kawasan hotel, sementara asap hitam membubung dari sejumlah bangunan. Beberapa wisatawan menggambarkan suasana tersebut sebagai “zona perang” ketika menyaksikan kobaran api dari kejauhan.
Kondisi keamanan yang memburuk turut berdampak pada aktivitas sipil. Sejumlah maskapai internasional seperti Air Canada, United Airlines, Aeroméxico, dan American Airlines menangguhkan penerbangan ke wilayah terdampak. Sekolah-sekolah di berbagai daerah membatalkan kegiatan belajar, sementara sejumlah pertandingan sepak bola ditunda demi alasan keamanan.
Kematian El Mencho, yang selama bertahun-tahun menjadi simbol kekuatan dan ekspansi agresif CJNG, kini membuka babak baru konflik antara negara dan jaringan kartel. Pemerintah berupaya menunjukkan supremasi hukum melalui operasi militer terarah, namun respons brutal kelompok kriminal menandakan bahwa kekosongan kepemimpinan di tubuh kartel berpotensi memicu eskalasi lanjutan.
Alih-alih menjadi akhir dari kekerasan, tumbangnya sosok yang paling dicari itu justru menjadi pemicu babak baru ketidakstabilan, memperlihatkan betapa rapuhnya keseimbangan keamanan di tengah perang panjang melawan kartel narkoba di Meksiko. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!