Keluar dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum, "Saya tidak akan dulu bicara politik"
VISI.NEWS | BANDUNG - Setelah dinyatakan bebas dari Lapas Sukamiskin I Kota Bandung, Anas Urbaningrum (AU) menyatakan tidak akan menyampaikan pidato politik. Ia diingatkan oleh Kepala Lapas Sukamiskin bahwa tiga bulan ke depan statusnya Cuti Menjelang Bebas (CMB) atau pembebasan bersyarat, tidak boleh berbicara yang berat-berat.
"Makanya saya tidak akan dulu bicara politik, hari ini juga saya tidak berpidato atau statement berbau politik atau yang berat-berat, hanya yang ringan-ringan saja, seperti silaturahmi dan acara kuliner, saya sangat menghargai pihak Lapas, dan ini juga masih bulan Ramadan, nanti pada waktunya jika dibutuhkan saya akan berbicara," ujarnya ke puluhan awak media lokal dan nasional di RM Ponyo, Cinunuk, Kabupaten Bandung yang menunggunya sejak siang hari, Selasa (11/4/2023) petang.
Selain puluhan awak media, Anas juga disambut ribuan sahabat AU dari berbagai elemen Ormas, tokoh partai politik, serta pengurus dan kader HMI, KNPI, LSM dan lain-lain yang datang dari berbagai pelosok tanah air.
Lebih lanjut Anas mengungkapkan bahwa perjalanannya di Lapas Sukamiskin Bandung, selama 9 tahun 3 bulan itu merasakan pahit, ketir, dan tidak nyaman.
"Ya saya pertama tidak diperlakukan seperti yang lainnya mendapatkan banyak remisi, banyak asimilasi dan pembebasan bersyarat. Saya dari 9 tahun 3 bulan itu hanya mendapatkan remisi 3 bulan saja, " ujar Anas.
Lebih lanjut mantan ketua umum Partai Demokrat itu merasa bangga dan bersyukur berkat support, dukungan dan doa dari keluarganya hingga hari ini ia bisa menghirup udara segar. "Alhamdulillah dengan dukungan keluarga, teman-teman para sahabat saya tetap bisa hadir hidup tegak berdiri. Saya hadir di sini dengan sadar, sehat dan waras," katanya.
Anas kembali memohon maaf kepada pihak-pihak yang beranggapan dapat memisahkan dirinya dengan sahabat-sahabatnya. Termasuk dengan Indonesia yang dicintainya.
"Mohon maaf jika ada yang beranggapan dengan waktu lama itu, bisa memisahkan saya dengan sahabat saya seperjuangan, dengan adik-adik saya, mohon maaf kalau ada yang berpikir bisa memisahkan saya dari gerak hidup dan denyut nadi Indonesia yang kita cintai," tegasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!