Kelompok Jalan Teater akan Gelar Main-Mind di 3 Museum Kota Bandung
"Mereka adalah sarana untuk mengeksplorasi masalah, menceritakan kisah, mengembangkan tema, dan sebagainya. Fasilitator dan pengunjung mengoptimalkan perannya lewat kegiatan aktif seperti bercerita, menulis, bergerak, merespons suara, dan improvisasi, dalam sebuah pertunjukan berbasis naskah lakon, seorang aktor terikat oleh teks. Namun, dalam pertunjukan ini, fasilitator dan pengunjung dapat mencoba semua jenis peran dan situasi secara bebas untuk menjelajahi cerita atau peristiwa apa yang ingin dideskripsikan dan aspek mana yang paling menarik dari cerita atau peristiwa itu,” jelas Sahlan.
Proses garapan Main-Mind di museum berlangsung sejak akhir November 2022 lalu, seminggu sekali, melibatkan sejumlah komunitas dan elemen masyarakatyang disebut kolabolator terutama penyandang disabilitas, pelajar, guru, praktisi pendidikan, akademisi, sejarawan, seniman, serta penyelenggara dan pengelola museum.
Pelibatan semua komponen itu dimaksudkan untuk mencapai tujuan lain. Adapun diselenggarakannya Main-Mind di museum guna menjadikan museum sebagai ruang inklusif dan demokratis dalam kaitannya sebagai wahana pendidikan dan rekreasi.
Pentas Main Mind di Museum akan dilangsungkan saban hari Sabtu pada tiga pekan pertama bulan Februari 2023.
Rinciannya
Museum Sri Baduga (1-2/2/2023), Museum Geologi (10-11/2/2023), dan Museum Konferensi Asia Afrika (15/2/2023).
“Ketiga museum itu dipilih berdasarkan konteks tema museum yang beragam sehingga memungkinkan pendekatan dan eksplorasi artistik yang berbeda,” pungkas Sahlan.
Seluruh pertunjukan ini gratis dan terbuka untuk umum. Informasi lengkap mengenai Main-Mind di Museum bisa didapat via akun Instagram @main.mind.id @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!