Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Sabtu 29 Agustus 2026 29 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026

Kelompok Hobi Berteater Angkat Isu Mitigasi Bencana Gempa di Museum Geologi Bandung

ED
Jumat, 10 Februari 2023 | 18:49 WIB
Bagikan
Kelompok Hobi Berteater Angkat Isu Mitigasi Bencana Gempa di Museum Geologi Bandung

Si Kolektor adalah antagonis dalam pertunjukan ini, dia menipu para pengunjung yang sedang mencari batu sandi di tempat koleksinya.

Kolektor itu mulanya membantu, mengatakan batu tersebut berada di rumah koleksinya. Para pengunjung pun mencari, tapi tak menemukan batu tersebut.

Semua pengunjung kecewa. Ilmuwan Pun memberi kabar, Si kolektor menipu dan telah menyekap manusia purba. Untuk membebaskannya, Si Kolektor menantang pengunjung untuk adu kecerdasan. Ia banyak bertanya tentang apa saja koleksinya, pengunjung pun tertantang mengikuti adu kecerdasan itu.

Dari banyak pertanyaan, ada pengunjung yang gagal menjawab, tapi banyak juga pengunjung yang berhasil menjawab."Sedikit orang yang datang ke sini, melihat hal-hal detail seperti kalian, banyak dari mereka cuma foto-foto saja. Saya senang. Saya bebaskan manusia purba ini, dan sebagai permintaan maaf saya berikan juga batu sandu ini. Semoga membantu kalian," ujarnya.

Si Kolektor menyerahkan batu sandi terakhir yang diperlukan pengunjung untuk misi penyelamatan ini.

Di babak akhir, pengunjung diminta untuk menyusun teka teki agar gerbang masa lalu terbuka. Sebuah permainan menyusun gambar dari petunjuk teks puitik. Banyak percobaan bentuk terjadi, diskusi tim dan satu kesepakatan bentuk akhirnya membuka gerbang waktu untuk memulangkan manusia purba ke zamannya.

Pertunjukan ini berlangsung selama satu jam, diikuti oleh maksimal 30 orang penonton lapis pertama yang secara langsung terlibat di dalam pertunjukan. Beberapa penonton lain mengikuti dengan antusias sebagai observer penonton lapis kedua.

Di akhir sesi, pengunjung diminta berkomentar tentang pengalaman mereka selama mengalami teater museum tersebut.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.