Kejahatan Dunia Maya Ancam Pemerintah dan Perusahaan. Apa yang Dibutuhkan?

ED
Jumat, 17 Desember 2021 | 06:30 WIB
Bagikan
Kejahatan Dunia Maya Ancam Pemerintah dan Perusahaan. Apa yang Dibutuhkan?

Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, juga mengingatkan, percepatan perkembangan teknologi informasi bisa berdampak positif dan negatif, di antaranya dampak negatif yang paling besar adalah bocornya data BPJS dan data sebuah perusahaan jasa telekomunikasi.

Kebocoran 279 juta data pribadi di BPJS dan perusahaan penyedia jasa jaringan telepon seluler tersebut, memerlukan kehadiran cyber security untuk melindungi data informasi agar tidak digunakan untuk kejahatan dari orang yang tidak punya kepentingan.

"Cyber security penting agar informasi tidak bocor kepada orang yang tidak berhak. Itu sejalan dengan eksistensi undang-undang keamanan negara untuk menjamin keamanan warga negara. Hal itu berarti, teknologi informasi supaya bisa menjamin kesejahteraan rakyat Indonesia. Kita tidak bisa membayangkan kalau keamanan data pribadi terabaikan," kata rektor yang merupakan pakar hukum UNS.

Menanggapi praktik kejahatan dunia maya, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming, mengungkapkan, pemerintah kota (Pemkot) Solo telah berkali-kali menjadi korban peretasan data di akun sosial media maupun data di pemerintahan. "Jadi cyber security sangat penting bagi keamanan data pemerintah. Apalagi di Pemkot Solo banyak konten data yang semua sensitif dan melibatkan masyarakat banyak," ujar Gibran menandaskan.

Dia berharap dari Cyber Security Hub seluruh data pemerintah, khususnya Pemkot Solo, dapat tersimpan dengan baik sehingga tidak disalah gunakan untuk keperluan yang tidak baik, Dia menyebut contoh data dalam aplikasi Peduli Lindungi, harus benar-benar terlindungi jangan sampai disalah gunakan dan disebar ke mana-mana.

"Hari ini saya merasa ngeri mendengar keluhan warga yang terjebak praktik pinjol. Mereka dikejar-kejar tagihan pinjaman menggunakan teknologi informasi. Harapan saya, masyarakat awam dan pemerintah terlindungi, karena banyak data masyarakat di pemerintahan yang sensitif," sambungnya.@tok

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.