Kedermawanan Masyarakat Indonesia Tinggi, Bisa Bantu Makan Bergizi Gratis dan Jadi Alat Diplomasi Luar Negeri
Ibnu menjelaskan tidak ada salahnya pemerintah membuka tangan bagi masyarakat yang tergerak untuk membantu program MBG ini, tinggal dibuat mekanismenya.
“Dorongan masyarakat untuk berbagi dan berdonasi di dalam negeri sangat besar. Keinginan mereka membantu di dalam negeri mencapai angka 98,2%. Tentu pemerintah bisa mengajak berbagai lembaga kemanusiaan misalnya untuk bersama masyarakat menyukseskan progam MBG ini,” terang Ibnu.
Ibnu menambahkan kedermawanan masyarakat Indonesia yang sangat tinggi ini juga bisa menjadi modal alat diplomasi pemerintah. Masyarakat Indonesia punya kepedulian akan isu kemanusian seperti di Timur Tengah dan belahan bumi lainnya.
“Kepedulian masyarakat Indonesia dengan isu kemanusiaan di berbagai belahan dunia tidak hanya disalurkan lewat media sosial, namun juga bantuan yang banyak disalurkan oleh lembaga kemanusiaan. Sudah sewajarnya ini menjadi alat diplomasi yang kuat bagi pemerintah dan khususnya Kementrian Luar Negeri. Menlu Sugiono bisa merangkul banyak elemen masyarakat tanah air dan dunia lewat pintu kedermawanan masyarakat tanah air dalam menyukseskan tercapainya perdamaian dunia seperti cita-cita founding father kita,” tegas Ibnu. @uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!