Kecelakaan Maut di Tol Ciawi, Truk ODOL Jadi Sorotan
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 6 Februari 2025 | 23:00 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Kecelakaan beruntun yang terjadi di Gerbang Tol Ciawi, menewaskan delapan orang, diduga kuat disebabkan oleh truk ODOL (Over Dimension Over Loading). Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya langkah pencegahan untuk menghindari terulangnya tragedi serupa.
Namun, Dody mengakui bahwa persoalan truk ODOL bukan perkara mudah. Pelarangan total truk jenis ini berpotensi memicu kenaikan biaya logistik yang dapat berdampak pada inflasi. Di sisi lain, pembiaran ODOL berisiko merusak infrastruktur jalan dan menimbulkan kecelakaan fatal.
"Kalau kita melarang nanti ada masalah di inflasi atau kenaikan biaya logistik. Tetapi, kalau kita biarkan seperti ini akan ada berbagai risiko seperti kerusakan jalan, bahkan kecelakaan yang menyebabkan hilangnya nyawa. Dari segi kerusakan jalan misalnya, biaya preservasi yang dianggarkan setahun sebanyak 5 kali, tetapi karena ODOL jadi ada penambahan biaya. Begitu pun dengan jalan nasional, kita juga mengalami hal yang sama," kata Dody.
Ia menjelaskan bahwa kerusakan jalan akibat truk ODOL memaksa pemerintah meningkatkan anggaran preservasi jalan. Konstruksi jalan tol seharusnya tidak bermasalah, namun data dari Weight in Motion menunjukkan beban berlebih akibat truk ODOL sebagai penyebab utama.
Dody juga membuka kemungkinan penambahan jalur darurat di tol jika diperlukan, meski langkah ini menunggu rekomendasi teknis dari Korlantas dan KNKT.
"Seharusnya (dari sisi konstruksi) tidak ada masalah karena jalan tol ini sudah beroperasi bertahun-tahun. Namun, berdasarkan data dari Weight in Motion yang telah dipasang Jasa Marga, dapat dipastikan (penyebabnya) karena ODOL. Terkait jalur darurat, kami menunggu Korlantas dan KNKT untuk memberikan saran dan rekomendasi kepada kami, karena Kementerian PU juga tidak bisa langsung membuat jalur darurat tanpa ada arahan dan rekomendasi teknis," kata Dody.
Saat ini, olah TKP masih berlangsung dengan bantuan teknologi 3D Laser Scanner yang memungkinkan rekonstruksi kecelakaan secara akurat untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!