Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Kebakaran Pabrik Helm di Rumpin Bogor Padam Setelah 15 Jam

Desi Rossilawati
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:26 WIB
Bagikan
Kebakaran Pabrik Helm di Rumpin Bogor Padam Setelah 15 Jam

VISI.NEWS | BOGOR - Kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik helm di wilayah Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, berhasil dipadamkan setelah proses penanganan berlangsung selama kurang lebih 15 jam.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengonfirmasi bahwa api telah padam sepenuhnya pada Selasa (31/3/2026) dini hari setelah petugas melakukan pemadaman dan pendinginan secara menyeluruh.

"Sudah padam. Mati total dengan pendinginan di seluruh area sekitar jam 01.00 WIB," jelas Yudi kepada Kompas.com, Selasa (31/3/2026).

Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko, menjelaskan bahwa peristiwa kebakaran tersebut bermula pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, para karyawan yang sedang bekerja dikejutkan dengan munculnya percikan api dari ruang pengecatan helm.

"Tak lama ada gumpalan asap dan api di salah satu ruangan dan api langsung membesar," ucap Suyoko. Melihat api yang cepat merambat, para karyawan sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri dengan alat seadanya.

Namun, material pabrik yang mudah terbakar membuat api sulit dikendalikan dan menghanguskan sebagian besar gedung.

Petugas keamanan pabrik segera melakukan evakuasi terhadap seluruh karyawan yang masih berada di dalam area produksi. Tak lama kemudian, unit pemadam kebakaran dari sektor Parung tiba di lokasi untuk memulai pemadaman.

Gedung Produksi dan Gudang Bahan Baku Ludes

Suyoko memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Meski demikian, dampak kerusakan materiil sangat besar lantaran api melahap hampir seluruh fasilitas pabrik.

"Seluruh bangunan yang sebanyak gedung pabrik produksi dan gudang penyimpanan semuanya habis, beserta bahan baku helm yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran," tambahnya.

Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya percikan api tersebut masih dalam tahap penyelidikan pihak kepolisian. Berdasarkan taksiran sementara, kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.