Kebakaran Nipah Mall Makassar Diduga Akibat Korsleting Lampu
Kebakaran terdadi Nipah Mall Makassar di Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 22.00 Wita./visi.news/liputan6.
VISI.NEWS - Kebakaran terjadi di Nipah Mall Makassar, Jalan Urip Sumiharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 22.00 Wita. Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah ruangan di lantai 3 dan 4, dengan bagian wahana permainan mengalami kerusakan paling parah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Makassar menyebut kebakaran diduga dipicu hubungan pendek arus listrik pada lampu di salah satu bagian gedung. Namun, penyebab kebakaran tersebut masih perlu dipastikan melalui penyelidikan lebih lanjut.
Kepala Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, mengatakan api sempat merambat dengan cepat sebelum akhirnya berhasil dikuasai petugas.
"Pemadaman kurang lebih hampir 15 sampai 20 menit, api kemudian bisa dikuasai. Yang terbakar ada di dua tempat itu ada ruangan penampungan barang," ucap Fadli dalam keterangannya dikutip, Senin (10/8/2026).
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkarmat Makassar mengerahkan sekitar 30 unit armada pemadam dari markas komando (mako) dan mako timur.
"Lantai tiga dan lantai empat itu wahana permainan. Armada kekuatan full, dari mako dan mako timur itu kurang lebih 30-an unit," ujar Fadli.
Menurut Fadli, dugaan sementara kebakaran berasal dari korsleting lampu pada bagian neon box. Meski demikian, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran.
"Iya, itu korsleting lampu di situ. Di neon box situ, infonya seperti itu ya, tapi ini kan mesti dilakukan penyelidikan lagi," beber dia.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan dua orang mengalami gangguan akibat asap dan kepanikan saat berupaya keluar dari gedung mal. Salah seorang pengunjung disebut sempat pingsan karena kaget, sementara seorang karyawan mengalami sesak napas setelah terkena asap.
"Tadi pengunjung pingsan karena kaget. Kemudian tadi ada karyawan juga yang sesak napas karena kena asap," ungkap dia.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!