Kebakaran Gunung Gede Pangrango Masuk Hari Keempat, 10 Hektare Terbakar

Desi Rossilawati
Senin, 10 Agustus 2026 | 11:17 WIB
Bagikan
Kebakaran Gunung Gede Pangrango Masuk Hari Keempat, 10 Hektare Terbakar

Petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango saat melakukan koordinasi penanganan kebakaran di kawasan Alun-Alun Suryakencana./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Kebakaran lahan di kawasan Kawah Wadon, Gunung Gede Pangrango, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memasuki hari keempat, Senin (10/8/2026). Hingga kini, proses pemadaman dan pendinginan masih dilakukan setelah kebakaran menghanguskan sekitar 10 hektare lahan.

Relawan dan petugas dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) masih berada di lokasi untuk menangani sejumlah titik api dan bara yang tersisa.

Relawan Gunung Gede Pangrango, Niko Rastagil, mengatakan proses pemadaman terus dilakukan oleh puluhan relawan bersama petugas gabungan.

"Di hari ketiga kemarin ada 10 titik api. Secara bertahap sudah berhasil dipadamkan. Di hari keempat ini ada sekitar empat titik lagi," kata Niko dalam keterangannya dikutip, Senin (10/8/2026).

Menurut Niko, empat titik yang masih terpantau tersebut diduga berupa bara api. Dugaan itu ditandai dengan masih adanya kepulan asap di sekitar lokasi kebakaran.

"Makanya kita akan cek ke sana. Apakah tersisa bara atau masih ada api. Meskipun bara, tetap harus segera ditangani. Karena kalau masuk siang dan cuaca terik disertai angin kencang, dikhawatirkan api kembali menyala," katanya.

Ia menyebutkan, sekitar 30 relawan, termasuk personel dari unsur TNI dan Polri, masih berada di lokasi untuk membantu proses pemadaman. Selain itu, puluhan relawan lainnya juga dikerahkan menuju lokasi kebakaran.

"Tidak hanya relawan. Dari TNI, Polri, Damkar, dan BPBD juga turut membantu proses pemadaman. Pagi ini juga ada sekitar 20 relawan lagi yang naik ke atas," katanya.

Selama empat hari kebakaran, luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 10 hektare. Luasan tersebut berdasarkan hasil pengamatan pada hari ketiga dan masih berpotensi bertambah karena masih ditemukan bara dan kepulan asap.

"Itu berdasarkan pengamatan hari ketiga, total luasan yang terbakar mencapai sekitar 10 hektar. Dan kemungkinan bertambah, karena masih ada titik bara dan asap hari ini," katanya.

Polres Cianjur Kerahkan Personel

Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho mengatakan Polres Cianjur bersama Brimob turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman kebakaran di kawasan Kawah Wadon Gunung Gede Pangrango.

Personel yang diterjunkan juga dibekali alat pemadam api ringan (APAR) untuk mendukung proses pemadaman di lokasi.

"Anggota yang dilengkapi APAR sudah terjunkan. Supaya proses pemadaman bisa maksimal," katanya.

Selain APAR, Polres Cianjur juga menyiapkan peralatan khusus untuk mendukung pemadaman secara manual di kawasan Gunung Gede Pangrango.

"Kami siapkan alat khusus untuk proses pemadaman manual. Dengan alat ini diharapkan para relawan lebih mudah memadamkan api. Karena sebelumnya kami dapat informasi jika pemadaman hanya mengandallan ranting serta kain basah," pungkasnya.

Kebakaran Terjadi Sejak Jumat

Kebakaran lahan di kawasan Gunung Gede Pangrango sebelumnya dilaporkan terjadi pada Jumat (7/8/2026). Kebakaran tersebut terjadi di sekitar Kawah Wadon yang berada di kawasan Gunung Gede Pangrango.

Hingga Senin (10/8/2026), proses pemadaman masih dilakukan oleh relawan dan petugas gabungan karena masih terdapat sejumlah titik bara dan asap di lokasi.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.