Kata Polisi Soal Penanganan Kasus Kecelakaan Maut di Sukabumi
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 10 Februari 2025 | 06:14 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi belum menetapkan tersangka dalam kasus kecelakaan maut di Jalan Raya Palabuhanratu, tepatnya Kampung Cijarian RT 02/02, Desa Tonjong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (8/2/2025) kemarin.
Insiden itu menyebabkan 4 orang tewas di lokasi dan 6 lainnya mengalami luka-luka. Korban luka serta yang tewas seluruhnya berada di dalam minibus Isuzu Panther B 8644 HN yang tertimpa truk tronton pengangkut batu F 8148 FZ.
"Belum ada nanti kita gelar perkara dulu, olah TKP ulang. Saksi-saksi juga minim karena yang melihat langsung tidak ada. Paling saksi di sekitar saja," ujar Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris, Minggu (9/2/2025).
Arif menyatakan sopir truk tronton bernama Dede Sulaeman (44) warga Tangerang telah diamankan beserta kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Sampai saat ini pengemudi dan unit kendaraan sudah diamankan oleh Satlantas Polres Sukabumi,” katanya.
Peristiwa naas itu bermula ketika truk bermuatan batu yang dikemudikan Dede tengah melaju terkendali di jalan menurun dari arah Palabuhanratu ke Cibadak. Diduga rem truk blong.
Disaat bersamaan melaju dari arah berlawanan mobil Panther biru yang dikemudikan Panata mengangkut 9 orang penumpang.
“Jadi dari keterangan saksi, Panther itu sedang melaju dan ketika melihat truk oleng, mobil mencoba menghindar ke pinggir, namun truk itu terguling ke kanan tepat dalam keadaan sejajar dengan mobil lalu tertimpa,” ujar Arif.
Mereka yang berada di dalam Panther tertimpa dan terjepit badan kendaraan yang ringsek sehingga evakuasi terhadap korban membutuhkan waktu tak sedikit. Basarnas, Damkar, polisi dan unsur SAR lainnya terlibat dalam evakuasi korban.
Dari kejadian ini, 4 orang dinyatakan tewas yaitu 2 orang meninggal di tempat kejadian dan 2 orang lagi meninggal saat di RSUD Palabuhanratu. Adapun jumlah korban luka-luka berjumlah 6 orang yang kini menjalani perawatan di RSUD Palabuhanratu.
“Mereka itu satu keluarga tujuannya mau tahlilan, tapi main dulu ke Palabuhanratu,” pungkasnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!